Tetap Antar Makanan Meski Motor Hilang Dicuri, Kisah Driver Ojol Ini Bikin Nyesek


SURATKABAR.ID – Para pengguna jagat sosial belakangan ini ramai memperbincangkan Anton Budi, seorang pengemudi ojek online Gojek. Betapa tidak, pria berusia 39 tahun ini tetap mengantarkan orderan pelanggan Go-Food meski motornya telah hilang dicuri ketika memesan makanan.

Bapak empat anak ini, seperti yang dihimpun dari laman Kompas.com pada Senin (27/5/2019), mengungkapkan pada Rabu malam, ada pesanan Go-Food yang masuk. Ia pun bergegas tancap gas ke Jalan Boulevard, Kelapa Gading untuk membelikan makanan cepat saji yang dipesan pelanggannya.

Begitu tiba di lokasi, ia memarkirkan motor tepat di bagian depan bagian gerai toko makanan tersebut. Setelah mengunci motor dan meletakkan helm di atas motornya, Anton pun masuk ke dalam untuk memesan sembari beristirahat sejenak.

“Saya parkir motor, saya kunci setang. Kemudian helm saya letakkan di atas motor. Lalu saya ke dalam memesan sambil istirahat karena posisi saya sudah lelah banget,” ungkap Anton ketika dihubungi untuk dimintai konfirmasi.

Begitu pesanan datang 15 menit kemudian, ia pun segera kembali ke parkiran untuk mengantar makanan yang dipesan Fitro dengan alamat di kawasan Sunter. Namun betapa terkejutnya Anton ketika ia tak bisa menemukan motornya.

Baca Juga: Dipaksa Tempelkan Wajah ke Knalpot oleh Oknum Polisi, Tukang Ojek Ini Cacat Seumur Hidup

Mengaku panik karena motornya hilang, Anton juga dilanda kekalutan tentang cara mengantar pesanan yang sudah ada di tangannya itu kepada konsumennya. “Panik banget, sempat bengong terus mikirin bagaimana konsumen saya nanti kalau nunggu. Hanya itu yang saya pikirkan,” tuturnya.

Belakangan diketahui, Anton juga melaporkan kasus kehilangan motornya tersebut ke pihak kepolisian.

Akhirnya Anton Minta Tolong Teman Ojol

Lantaran panik, ia kemudian menghubungi rekannya sesama driver ojek online untuk menjemputnya dan mengantarkannya membawa makanan ke alamat konsumennya. Setibanya di alamat konsumennya, ia mengaku sangat lega telah menyelesaikan tanggung jawab.

“Lega banget sih. Sesampainya di rumah konsumen, saya langsung minta maaf ke dia karena lama nganternya. Saya tidak tahu kalau akhirnya saya viral,” ungkap Anton yang kemudian mengaku menyelesaikan tanggung jawab mengantar konsumen adalah hal utama meski ia terkena musibah.

“Ya kan itu memang tanggung jawab saya terhadap pekerjaannya saat ini. Mau tidak mau harus saya lakukan,” tutur pria yang belum kembali menjadi driver ojol karena belum punya motor pengganti. “Iya, belum ada motor sih. Ada satu motor lagi, cuma gantian sama anak saya jadi agak susah,” imbuhnya.

Viral Hingga Dibukakan Donasi untuk Anton

Kisah Anton pun rupanya terdengar hingga ke telinga konsumennya tersebut. Pria sang pemesan Goo-Food bernama Fitro itu lantas membukakan donasi melalui Kitabisa.com agar Anton bisa mendapatkan motor pengganti untuk digunakan ngojek.

Yang mengejutkan, total donasi yang sudah berhasil terkumpul bahkan jauh melampaui target, yakni Rp 90 juta. Anton mengaku sama sekali tidak menyangka mendapatkan bantuan sebesar itu, karena dirinya memang tidak mengharapkan apapun ketika mengantarkan makanan ke pelanggannya.

“Saya sangat bersyukur sekali. Saya sebenarnya ikhlas nganter karena memang sudah tanggung jawab,” aku Anton yang kemudian membagikan impiannya. “Dalam pikiran saat ini saya hanya ingin menafkahi keluarga dan memberikan pendidikan yang setinggi-tingginya untuk anak saya,” pungkasnya.