Mengenang Sosok Ustaz Arifin Ilham yang Tak Pernah Bersusah Hati Meski Digerogoti Kanker


SURATKABAR.ID – Indonesia berduka karena seorang ulama terbaik Tanah Air Ustaz Muhammad Arifin Ilham meninggal dunia setelah berjuang melawan sel kanker yang menggerogoti tubuhnya. Mengenang almarhum, seorang kerabat sekaligus Ketua Yayasan Az-Zikra Khotib Kholil mengungkap satu hal.

Khotib Kholil, seperti yang dirangkum dari laman Republika.co.id pada Kamis (23/5/2019), menyebut bahwa Ustaz Arifin adalah sosok yang selalu menunjukkan wajah gembiranya meski perlahan kanker kelenjar getah bening menyerangnya.

“Tak pernah menampakkan sakitnya. Jadi selalu gembira, terutama pada umat. Beliau selalu menyampaikan adab dalam beribadah dan mengamalkan surat-surat rutin seperti biasa,” ujar Khotib Kholil di hadapan awak media di kediaman almarhum, Majelis Az-Zikra, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (23/5) dini hari.

Ia menilai, di detik-detik terakhirnya, Pemimpin Majelis Az-Zikra tersebut bahkan menyempatkan diri untuk menyampaikan beberapa wasiat. Salah satunya terkait keinginannya untuk disalatkan dan dimakamkan di satu tempat.

Baca Juga: Pesan tentang Kematian di Facebook Ustaz Arifin Ilham Bikin Gempar, Akunnya Banjir Doa dan Air Mata

“Beliau beramanat ingin disolatkan di Az-Zikra Sentul. Setelah itu disilatkan juga di Az-Zikra Gunung Sindur. Kemudian dimakamkan di sana (Gunung Sindur),” tutur Kholil.

Lebih lanjut, Kholil mengatakan, Ustaz Arifin Ilham bertolak ke Penang, Malaysia pada 15 April 2019, hanya dua hari sebelum digelarnya Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019. Di sana, almarhum sempat menjalani pengobatan di salah satu rumah sakit untuk mengatasi kanker yang bersarang di tubuhnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kholil mengungkapkan sang ustaz sempat melewati masa-masa kritisnya usai masuk ke ruang Intensive Care Unit (ICU), pada Selasa (21/5), dini hari waktu setempat. Namun takdir berkata lain. Kondisi Ustaz Arifin kembali drop sejak Rabu sore hingga pada Rabu malam beliau menghembuskan napas terakhir.