Ibu Muda Ini Tega Tinggalkan Anaknya di Sebuah Restoran, Alasannya Bikin Trenyuh


SURATKABAR.ID – Bagi kebanyakan ibu kehilangan anaknya di pusat keramaian adalah tragedi paling mengerikan. Namun tidak demikian dengan seorang wantia dari Tiongkok satu ini yang malah nekat meninggalkan bayi kecilnya di sebuah restoran makanan cepat saji KFC.

Wanita ini, dilansir Grid.ID dari Daily Mirror pada Jumat (17/5/2019), membiarkan putra yang ternyata merupakan seorang autis di restoran tersebut. Ada sepucuk surat berisi pesan memilukan ia tinggalkan bersama dengan bocah malang itu.

Surat tersebut ia selipkan di dalam saku bocah berusia 6 tahun tersebut. Di dalamnya tertulis pesan bahwa ia tak sanggup merawat dan membesarkan anaknya sehingga terpaksa meninggalkan si bocah di restoran.

Tak disebutkan namanya, bocak itu akhirnya diketemukan usai sempat berkeliaran sendirian di sekitaran restoran di Stasiun Kereta Api Hangzhou, Tiongkok, pada Senin (13/5) lalu. Polisi dipanggil untuk mengusut kasus setelah staf KFC mencurigai ada bocah yang sengaja ditinggalkan ibunya.

Petugas keamanan bernama Yao Jianguo mengaku telah mencoba mengajak si bocah berbicara, namun alih-alih menjawabnya, bocah tersebut hanya bungkam. “Saya mencoba berbicara dengannya. Tetapi dia tidak mengatakan sepatah kata pun. Dia hanya makan makanan dan berlarian.”

Baca Juga: Kunci Balita di Mobil Tanpa Sadar Sampai Tewas Gara-Gara Terobsesi HP, Sang Ayah Malah Salahkan Pihak Sekolah

Dan ketika diselidiki, polisi mendapati catatan yang memang ditinggalkan di dalam saku bocah tersebut. Melalui keterangan polisi, Yao mengatakan, “Catatan itu menjelaskan kondisi bocah tersebut autis, orangtuanya tidak bisa mengatasi biaya untuk membesarkannya.”

Kurang lebih seperti inilah isi pesan yang tertulis dalam surat tersebut: “Dia berharap seorang Samaria yang baik akan membawanya masuk atau mengirimnya ke panti asuhan.”

Polisi lantas membawa anak tersebut ke kantor polisi sebelum kemudian mengirimnya ke institute kesejahteraan anak yang terletak di Hangzhou.

Diketahui ibu si bocah bernama Ye Ye. Ia terakhir terlihat dalam video kamera CCTV ketika mengantarkan anaknya ke KFC di stasiun kereta. Meski wajahnya sengaja ditutupi dengan topi untuk menyembunyikan identitasnya, namun polisi berhasil melacak keberadaannya.

Selang dua hari kemudian ia ditangkap di rumah sewaannya. Wanita berusia 28 tahun ini mengaku dia merupakan orangtua tunggal. Ketika si bocah baru berusia 3 tahun, suaminya pergi meninggalkan keluarganya.

Ia lalu menambahkan, selama tiga tahun berikutnya ia berjuang untuk merawat sang anak dengan penghasilannya yang hanya Rp 6 juta per bulan. Dari gajinya tersebut, ia menghabiskan Rp 4 juta setiap bulan untuk biaya pengasuh dan perawatan putranya.

Lantaran tak lagi sanggup hidup dengan kondisi seperti itu, Ye Ye akhirnya memutuskan meninggalkan putranya di tempat umum.

Terkait kasus ini, pihak berwenang memutuskan membawa bocah tersebut ke lembaga kesejahteraan kota. Di tempat itu nanti sejumlah keluarga akan menawarkan bantuan untuk anak tersebut. Sementara Ye Ye kini ditangkap polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.