Terbukti Gelembungkan Suara Caleg Gerindra di Bengkulu, Polisi Lakukan Ini pada 3 Anggota PPK


SURATKABAR.ID – Tiga orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ulu Talo, Kabupaten Seluma, Bengkulu, diringkus Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya pada Senin (13/5) sekitar pukul 22.00 WIB.

Seperti yang dihimpun dari laman Kompas.com pada Selasa (14/5/2019), ketiga orang tersebut ditangkap lantaran diduga telah menggelembungkan suara seorang calon anggota legislatif dari Partai Gerindra di Ulu Talo.

Tiga anggota PPK Ulu Talo yang diamankan aparat itu adalah Ketua PPK Ulu Talo AN (24), operator PPS Ulu Talo AL (36), beserta Sekretaris PPK Ulu Talo A (43).

Menyoal hal tersebut, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono buka suara. Ia mengatakan bahwa pihaknya membantu proses penangkapan terhadap tiga orang PPK yang ketika itu memang tengah berada di DKI Jakarta.

“Tim kami membantu memandang di Mal Permata Hijau Jakarta Selatan,” jelas Argo ketika ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/5).

Baca Juga: Perolehan Suara Ungguli Ketua DPC Demokrat, Terkuak 5 Fakta Kehidupan Agung Si Pengantar Galon

Selain itu, Argo juga mengungkap bagaimana kronologi terjadinya penggelembungan suara di Jalan Tanjung Agung, Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Ulu Talo.

Pada Selasa (23/4) sekitar pukul 23.00 WIB, pleno rekapitulasi suara rampung dan ditutup secara resmi oleh PPK Ulu Talo. Sertifikat yang berisi hasil penghitungan suara pun dicetak PPK berselang 3 jam kemudian.

Keesokan harinya, hasil print out sertifikat penghitungan suara yang terlebih dahulu ditandatangani para saksi partai politik tersebut diperbanyak. Kemudian formulir DA 1 dibagikan kepada saksi-saksi dan Panwascam Ulu Talo.

Tanggal 29 April, usai diterima para saksi dan panwascam, dilakukan pemeriksaan ulang dan ditemukan adanya perbedaan dari hasil perolehan ketika pleno dengan salinan jumlah perolehan pada salinan DA 1.

“Perbedaan tersebut terdapat pada Partai Gerindra, caleg atas nama Lia Lastaria,” jelas Argo.

Jika pada rekap DA Pleno Lia meraup perolehan suara sebanyak 185, namun pada salinan DA 1 angkanya meningkat tajam hingga 1.137 suara.

Kasus ini sendiri merupakan penyelidikan lanjutan atas laporan dari Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Seluma Yevrizalz.

Saat ini sebanyak tiga anggota PPK tersebut dibawa ke Polda Metro Jaya. Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan tiga unit ponsel yang mereka bawa.