Menyoal Ancaman Penggal Jokowi, Umbas: Pak Prabowo Jangan Diam dan Bersembunyi


SURATKABAR.ID – Wakil Kepala Rumah Aspirasi Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Michael Umbas, menuntut Prabowo Subianto untuk angkat bicara menanggapi sikap tak pantas yang ditunjukkan oleh pendukungnya terkait ancaman penggal kepala terhadap orang nomor 1 Indonesia.

“Kami meminta kepada Pak Prabowo Subianto bersuara atas ancaman pendemo kepada Pak Jokowi. Jangan justru diam dan bersembunyi. Coba Pak Prabowo lihat dan dengar, keluaran dari pendukung Anda ini,” ujar Umbas melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (11/5), dikutip dari Kompas.com.

Sebelumnya lini masa media sosial digemparkan oleh sebuah video yang memperlihatkan seorang pria mengancam akan memenggal kepala Jokowi. Apabila diperhatikan lebih teliti, diduga video tersebut diambil ketika demonstrasi di depan Kantor Bawaslu RI pada Jumat (10/5) lalu.

Umbas mengeluarkan kecaman keras terhadap sikap pendemo tersebut. Ia menilai bahwa pendemo itu terbukti memiliki mental layaknya orang barbar, dan merupakan penyebar teror yang sesungguhnya.

Baca Juga: Jokowi Dapat Ancaman Penggal Kepala, Tak Disangka Gibran Rakabuming Berikan Reaksi Begini

“Ancaman yang akan memenggal kepala Jokowi jelas meresahkan. Kami berharap aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian agar menindak pendemo yang mengumbar ancaman oembunuhan,” katanya.

Apabila kejadian seperti ini dibiarkan berlanjut, Umbas mengkhawatirkan, hal tersebut akan berpotensi mengarah pada konflik besar di tengah-tengah masyarakat. Ia pun lantas mengimbau kepada seluruh pendukung capres petahana untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi.

“Tidak perlu melakukan pembalasan, apalagi di tengah bulan suci Ramadhan. Sebagai sesama manusia, kami mendoakan si pendemo mendapat pintu maaf dari Tuhan yang Maha Esa,” ujar Umbas lebih lanjut.

Sebelumnya, relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam organisasi Jokowi Mania melaporkan video berisi rekaman seorang pria tengah mengancam akan memenggal kepala Jokowi ke Polda Metro Jaya, pada Sabtu (11/5) siang.

Ketua Umum Tim Jokowi Mania Immanuel Ebenezer mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memasukkan laporan terhadap pria di dalam video beserta orang yang membuat video tersebut.

“Beda pandangan politik silakan. Tapi kalau sudah mengancam atau ingin menghilangkan nyawa seseorang itu bahaya. Ini enggak bisa kita biarkan. Ini yang kami laporkan persoalan itu,” tutur Immanuel di hadapan para awak media.