Akhirnya Ketemu! Apa Penyebab 1.508 Suara PPP di Kabupaten Ini Sempat Lenyap?


SURATKABAR.ID – Sebanyak 1.508 suara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kabupaten Sleman yang sebelumnya sempat hilang tanpa diketahui rimbanya, akhirnya ketemu. Rupanya, suara tersebut diketahui sengaja ‘digeser’ ke partai politik lain.

Hal tersebut, seperti yang dirangkum dari laman Detik.com pada Kamis (9/5/2019), baru terungkap dalam rapat pleno terbuka rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman yang digelar di Kantor Bappeda Sleman.

“Setelah buka kembali pleno, dari 2.929, sudah kembali semuanya,” jelas Ketua DPC PPP Sleman HM Nasikhin ketika ditemui setelah rapat plano di Kantor Bappeda Sleman, pada Kamis (9/5).

“Ternyata tercecer di mana-mana, bahasa kami ‘suara PPP piknik ke parpol lain’. Tapi sekarang sudah kembali,” imbuh Nasikhin kemudian.

Meski begitu, ketika dimintai konfirmasi lebih lanjut mengenai parpol mana yang menilap suara PPP. Nasikhin menekankan bahwa pihaknya ingin menjaga etika politik.

Baca Juga: Kalah Pamor dengan PKS, PDIP Hanya Dapat 1 Kursi Dewan di Daerah Ini

“Nanti bisa tanya ke KPU atau Bawaslu,” tuturnya.

Adapun sebelumnya, proses rekapitulasi di KPU Sleman sempat berjalan alot setelah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyebutkan bahwa partainya kehilangan suara sebanyak 1.508 dari total keseluruhan perolehan 2.929 suara di Kecamatan Depok.

KPU lalu memutuskan untuk membuka ulang plano dari Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Depok.

Proses penelusuran arah larinya suara PPP berlangsung selama dua hari sejak PPP mengajukan keberatannya pada Selasa (7/5) lalu. Dan sampai sekarang, proses rekapitulasi 17 kecamatan di Sleman sudah selesai.

Rapat pleno hanya tinggal menunggu tahapan pengesahan oleh saksi peserta pemilu yang rencananya akan berlangsung pada malam ini, Kamis (9/5).

PPP Kehilangan 2.000 Suara di Bantul

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPW PPP DIY Amin Zakaria, menduga perolehan suara partainya dalam pencalegan untuk DPRD DIY Dapil Bantul Barat mengalami penyusutan. Tak main-main, perolehan suara PPP diduga berkurang hingga 2.000 suara.

“Ini yang di Bantul itu masih terindikasi, saya masih minta dicek untuk (pencalegan) DPRD DIY itu ada sekitar, mungkin hampir 2 ribuan (suara yang hilang),” ujar Amin ketika dihubungi awak media, Rabu (8/5), dikutip dari Detik.com.

Menurut hasil pleno KPU Kabupaten Bantuk, Amin menjelaskan, total perolehan suara PPP untuk DPRD DIY Dapil Bantul Barat hanya terkumpul sebanyak 18.046. Adapun rinciannya adalah, siara partai sebanyak 6.208, sementara sisanya adalah suara gabungan caleg PPP.

“Suara caleg 1 ada 7.703, caleg 2 ada 777, caleg 3 ada 3.358. Jadi total suara 18.046. Nah, menurut calegnya nomor 3 saja itu di atas 5 ribu catatannya, sehingga kan kita ini kehilangan suara sekitar 2 ribu, harusnya 20 ribu,” tutur Amin.

Berkaitan dengan penemuan tersebut, PPP DIY sendiri sudah mengakukan keberatannya ke KPU. Pasalnya, karena suara yang menyusut itu maka secara otomatis membuat perolehan suara PPP mencancam salah satu caleg dari Dapil Bantul Barat yang diprediksi melenggang ke legislatif.

“Artinya kan menjadi berisiko. Kalau suara kita kan walaupun 1 atau 2 harus kita cari. Makanya tadi malam saya mengajukan keberatan, saya minta saksinya langsung untuk mengajukan keberatan,” ujarnya.

“Kami menolah hasil pleno, jangan sampai plenonya diterima. Kita minta dihitung ulang kembali. Karena penyelenggara pemilu itu yang memiliki kewajiban, merekalah yang memiliki informasi sebagai penyelenggara,” pungkas Amin tegas.