Tak Hanya Berpahala, Tidur Siang Saat Puasa Miliki Segudang Manfaat Bagi Tubuh


SURATKABAR.ID – Tak hanya berpahala, tidur siang saat sedang menjalankan ibadah puasa ternyata memiliki segudang manfaat kesehatan bagi tubuh. Kerap menjadi tantangan, banyak orang akan merasa letih dan lemas dalam menjalankan ibadah puasa. Hal ini disebabkan karena tidak makan seharian.

Selain itu, menyambut Ramadhan bukan hanya membuat pola makan saja yang berubah, tapi juga pola tidur. Mengingat umat muslim harus bangun lebih awal untuk mempersiapkan makanan dan kemudian sahur. Sehingga sangat wajar jika di siang hari Anda akan jadi lebih mudah mengantuk dan akhirnya memutuskan untuk tidur siang sejenak.

Jangan salah, tidur siang saat puasa bukan hanya menghilangkan rasa kantuk saja. Ada manfaat lainnya yang tak terduga untuk kesehatan tubuh. Mengutip halaman Intisari.Grid.ID,  Rabu (08/05/2019), normalnya kita tidur selama 7-8 jam per hari. Namun, saat puasa umumnya orang hanya tidur selama 5-6 jam saja.

Tak hanya itu. Pola makan selama berpuasa juga mengalami perubahan lantaran hanya boleh makan dari waktu magrib hingga imsak saja. Semua perubahan ini sejatinya membuat metabolisme tubuh juga berubah. Itulah sebabnya Anda akan cenderung sering mengantuk saat puasa, terutama di siang hari.

Meski begitu, sudah diketahui faktanya bahwa tidur siang terlalu lama bisa memberi efek buruk pada tubuh. Salah satunya yakni meningkatkan risiko penyakit diabetes. Namun, kalau kita tidur siang tak lebih dari 30 menit, akan ada banyak manfaatnya bagi kesehatan. Penasaran? Mari simak manfaat tidur siang saat puasa yang sayang kalau dilewatkan berikut ini.

Baca juga: Mau Lancar Puasa dan Tetap Bugar? Ternyata Ini 2 Rahasianya

1. Meningkatkan kesehatan jantung

Semua organ di dalam tubuh bekerja sesuai dengan waktunya masing-masing, salah satunya termasuk jantung. Ketika mengantuk, akan ada peningkatan tekanan darah yang bisa memperberat kerja jantung.

Itulah sebabnya, tidur menjadi obat yang paling ampuh untuk mengatasi kantuk, apalagi saat puasa. Selama tidur siang, Anda menyediakan waktu bagi jantung untuk beristirahat sejenak.

Menurut hasil penelitian, orang yang kurang tidur berisiko terkena penyakit jantung. Sementara orang yang cukup tidur akan lebih aman dari risiko kematian akibat penyakit jantung.

2. Bantu lawan rasa lapar

Camilan mungkin bisa dijadikan alternatif teman setia saat lapar di siang atau sore hari. Namun, selama berpuasa tentulah camilan harus dihindari sampai waktu berbuka tiba.

Sebenarnya, adalah wajar jika rasa lapar datang di siang hari. Hal itu terjadi karena ada pergeseran ritme sirkadian (alias jam biologis tubuh) yang membuat  lelah dan membutuhkan makanan.

Tidur siang bisa menjadi salah satu opsi untuk menekan rasa lapar dan keinginan untuk makan. Tidur terbukti membatasi ghrelin dan meningkatkan leptin, yakni dua hormon metabolik yang mengatur rasa lapar dan nafsu makan.

3. Memperkuat daya ingat dan menjaga fokus

Tidur siang juga memengaruhi kemampuan kognitif manusia. Selama tidur, area otak yang berfungsi untuk menyimpan memori akan diaktifkan kembali. Aktivitas saraf yang terjadi saat tidur akan memperkuat kemampuan daya ingat dalam jangka panjang.

Hasilnya? Anda akan lebih mudah untuk memahami dan mempelajari suatu hal sekaligus mengingatnya.

4. Mengurangi stres

Saat kantuk mendera, kadar hormon kortisol dalam tubuh akan naik. Dan seperti diketahui, hormon ini berfungsi untuk mengatur respon tubuh terhadap hal yang menegangkan, termasuk stres. Jadi, saat kadar kortisol meningkat, stres yang dirasakan juga umumnya semakin besar.

Banyak kerugian yang didapatkan pada tubuh saat seseorang stres, salah satunya jadi rentan jatuh sakit. Dengan tidur siang, tubuh akan terbantu untuk menurunkan kadar kortisol dan menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi stres sekaligus menurunkan risiko penyakit jantung.

5. Mengisi kembali tenaga

Puasa bukan menjadi alasan untuk bermalas-malasan. Anda akan ingin untuk tetap beraktivitas seperti biasa.

Saat tubuh merasa lelah, maka jangan ragu untuk tidur siang sejenak. Sistem motorik yang digunakan terus selama beraktivitas akan kelelahan. Ketika hal ini terjadi, maka bekerja pun bisa jadi lebih lambat dan tidak fokus.

Tidur siang sebentar saja dapat mengurangi kelelahan motorik ini. Sehingga Anda pun bisa kembali bersemangat melakukan aktivitas.

6. Meningkatkan kesehatan kulit

Jarang minum saat puasa membuat bibir pecah-pecah dan kulit menjadi kering. Kulit kering bisa menyebabkan terjadinya penuaan dini.

Dengan tidur siang sebentar, tubuh akan terbantu dalam memperpanjang regenerasi kulit dan jaringan. Sehingga kulit pun bisa tetap lembab dan senantiasa terlihat lebih segar.

7. Meningkatkan mood

Kurang tidur selama puasa membuat hormon neuroendokrin di dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Itulah sebabnya orang jadi lebih mudah lelah juga marah. Untuk mengatasinya, tidur siang bisa dijadikan solusi.

Tidur siang membantu mengembalikan sistem tubuh dan hormon neuroendokrin kembali ke tingkat normal, sama seperti tingkat hormon setelah tidur malam yang nyenyak.