Diklaim sebagai Obat Herbal Mujarab, Tak Disangka Minyak Kutus Kutus Terbuat dari 6 Bahan Ini


SURATKABAR.ID – Minyak kutus kutus kini ramai diperbincangkan. Namun tahukah kamu apa sebenarnya minyak kutus kutus ini? Minyak herbal ini terbuat dari minyak kelapa, dan setidaknya ada 69 jenis tanaman obat lainnya. Minyak esensial ini diklaim bermanfaat untuk kesehatan.

Cara menggunakan minyak kutus kutus ternyata sangat mudah, hanya dengan mengoleskan ke kulit atau bagian tubuh yang ada keluhan. Minyak ini diklaim bisa mengobati berbagai penyakit, seperti gatal-gatal, alergi, radang sendi, gangguan pencernaan,  bahkan bisa menjaga stamina. Melansir dari alodokter.com, setidaknya 6 tumbuhan ini yang terdapat dalam minyak kutus kutus beserta manfaatnya.

1. Minyak Kelapa

Minyak kelapa mengandung asam lemak, diantaranya asam laurat, asam kaprat, asam linoleat, dan asam oleat. Bahan ini memiliki efek antibakteri, antijamur, dan antivirus. Dan mengandung antioksidan tingi.

2. Daun Ashitaba

Daun ashitaba (Angelica keiskei) sejak lama dikonsumsi di Jepang dan Korea sebagai obat herbal atau teh. Daun ashitaba memiliki efek antiradang, antidiabetes, antitumor, dan antioksidan. Penelitian lain juga mengungkapkan suplemen yang terbuat dari daun ashitaba membantu memelihara fungsi hati.

Baca Juga: Lupakan Perawatan Mahal di Salon! Ini Bahan Alami Atasi Ketiak Hitam, Murah Meriah dan Mudah Dicari

3. Gaharu

Gaharu (Aquilaria spp.) adalah bahan yang banyak dipakai untuk pengobatan tradisional Asia sejak dulu. Gaharu adalah obat herbal yang bisa didapat dari pohon Aquilaria, serta digunakan sebagai pewangi dan pengobatan.

Gaharu memiliki manfaat antialergi, antiradang, antinyeri, antikanker, antibakteri, antioksidan, pengusir nyamuk, hingga obat pencahar.

4. Purwoceng

Purwoceng adalah tanaman asal Indonesia, tumbuh di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Purwoceng dikenal sebagai afrodisiak (pembangkit gaira)

Ekstrak purwoceng meningkatkan vitalitas, meningkatan testosteron dan lutenizing hormone (LH). Selain itu, senyawa flavonoid dan fenolat purwoceng memiliki sifat antioksidan dan antibakteri.

5. Daun Neem

Neem memiliki manfaat antijamur, terutama jamur penyebab kurap, kutu air, dan keputihan. Neem bersifat antibakteri, antioksidan, antiradang, mencegah pertumbuhan kanker.

6. Jintan Hitam

Jintan hitam atau habbatussauda, diklaim mampu mengatasi hipertensi, diabetes, asma, kolesterol tinggi, dan kanker. Jintan hitam memiliki efek diuretik, antibakteri, antiradang, dan antinyeri, mampu memperkuat kekebalan tubuh, untuk kesehatan saluran pencernaan dan ginjal.

Berita Ini Pernah Diterbitkan di Serumpi.com dengan Judul: Pernah Dengar Minyak Kutus Kutus yang Diklaim Sebagai Obat Herbal Mujarab, Setidaknya 6 Tanaman Ini Menjadi Bahannya