Viral Baliho Raksasa Kemenangan Prabowo-Sandiaga di Bogor, Bawaslu Angkat Bicara


SURATKABAR.ID – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) buka suara terkait pemasangan spanduk ucapan atas kemenangan Pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Pemilu Bawaslu Kabupaten Bogor Abdul Haris, diwartakan Kompas.com, Selasa (30/4/2019), mengimbau masyarakat untuk tidak memasang spanduk atau baliho kemenangan capres-cawapres. Pasalnya hal itu akan mengganggu tahapan pemilu.

“Kita berpikir kepada dampaknya karena bisa mengganggu proses tahapan pleno yang sedang berjalan. Sebaiknya jangan dipasang, kita tunggu sampai penetapan nanti. Kalau pun mau mengucapkan selamat, ya nanti setelah ada keputusan yang jelas (rekapitulasi),” ujar Haris ditemui pada Senin (29/4) kemarin.

Jika ada pihak yang terganggu, Haris menyebut, mereka bisa mengadu ke pengawas untuk ditindaklanjuti. “Kalau ada pihak yang merasa terganggu dengan adanya baliho itu bisa menyampaikan aduan ke pengawas pemilu. Nanti kami bisa melakukan kajiannya,” imbuh Haris lebih lanjut.

Baliho ukuran raksasa bertulis ucapan terima kasih dan selamat kepada Pasangan 02 Prabowo-Sandiaga sebagai Presiden dan Wakil Presiden Indonesia untuk periode 2019-2024 berdirit tegak di depan Perumahan Limus Pratama Regency, Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Begini Komentar Gus Yaqut Soal Prabowo yang Klaim Kemenangan di Pilpres 2019

Saat polisi bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bogor datang untuk menertibkan baliho, masyarakat setempat dengan keras menghalangi. Hal tersebut seperti yang diungkapkan Kapolsek Cileungsi AKP M Asep Fajar.

Asep menyebutkan ketika itu petugas bermaksud menurunkan baliho tersebut. Namun masyarakat setempat beraksi melancarkan penolakan. Sejauh ini, pihak kepolisian tengah melakukan mediasi di Polres Bogor.

“Iya benar (ada penolakan) tadi sore, dan sekarang lagi didamaikan di Polres Bogor, kebetulan ada Kapolres dan Musdipa hadir, Selanjutnya nanti, ya,” jelas AKP M Asep Fajar ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (29/4).

Sebelumnya sebuah video dengan durasi 30 detik beredar di lini masa Twitter. Video tersebut dibagikan oleh pemilik akun @IndieMP02. Ia menyertakan keterangan, “Astaghfirullah. Bapak polisi yg terhormat,ada apa ini?? *Situasi terkini di Cileungsi nih tuips,” cuitnya.

Pada video terlihat warga yang berkerumun sembari berteriak di hadapan mobil polisi yang melintas. “Kami rakyat, Pak. Rapatkan barisan. Bapak polisi yang terhormat, Bapak mau perang sama siapa,” seru warga sembari merekam aksi aparat yang menghadang mereka.