Ngeri! Pemuda di Tangerang Tewas Setelah Digigit Semut, Dinkes Ungkap Fakta Mencengangkan


SURATKABAR.ID – Kasus meninggalnya seorang pemuda di Kecamatan Rajeg, Kabupatan Tangerang belum lama ini sukses menggemparkan warga sekitar. Pasalnya, remaja yang diketahui bernama Rizki Ananda berusia 21 tahun tersebut meregang nyawa usai digigit semut di rumahnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi, seperti diwartakan oleh Tribunnews.com, Jumat (26/4/2019), mengungkapkan bahwa korban meninggal diketahui menderita penyakit bernama  Shock Anafilaksis.

Penyakit tersebut merupakan sebuah reaksi alergi parah terhadap sesuatu dan potensinya sampai mengancam nyawa. Ditegaskan Hendra, penyebab kematian Rizki bukan karena gigitan semut, namun karena ada reaksi alergi parah.

“Betul digigit semut. Sebenarnya bukan semutnya yang bermasalah, jadi meninggalnya karena Shock Anafilaksis. Jadi sebuah keadaan yang reaksi alergi hebat. Memang korban alergi, dugaan kita dia alergi terhadap zat yang ada di dalam semut yang menggigit,” ujarnya, Kamis (25/4).

Hendra meyakinkan bahwa tak semua orang bisa mengalami reaksi seperti yang terjadi pada Rizki. “Ini sifatnya indifidual dan enggak semua orang yang digigit akan seperti itu. Ada yang cuma bentol-bentol doang, ada yang cuma syok, ada yang bentol seluruh badan,” jelas Hendra lebih lanjut

Baca Juga: Waspada! Warga Tangerang Ada yang Meninggal Selepas Digigit Serangga Jenis Ini

Ia kemudian mengungkapkan bahwa sekitar tiga tahun lalu korban juga sempat digigit serangga lain. Kala itu Rizki digigit serangga sejenis dengan semut, yaitu tomcat. Meski sempat mengalami syok berat, namun nyawanya berhasil diselamatkan oleh puskesmas setempat.

“Tiga tahun lalu, dia (Rizki) ada riwayat digigit tomcat juga. Tapi tidak meninggal dan bisa ditangani di puskesmas waktu itu. Ini Sifatnya individual ya. Seperti alergi seafood. Ada yang sampai bentol-bentol, ada yang cuma gatal di satu tempat saja,” kata Hendra.

Akan tetapi terkait kepastian penyebab kematian Rizki tentang jenis semut yang sampai membuat Rizki berpulang pada Rabu (25/4), Hendra mengatakan pihaknya belum bisa memberikan informasi lebih mendetail.

Pasalnya, jajarannya hanya mendapatkan foto semut yang menggigit korban. Namun sudut pandangnya dari bagian punggung semut sehingga pihaknya tak dapat mengidentifikasi termasuk ke dalam spesies semut apa serangga tersebut.

“Kebetulan  yang foto semutnya itu korban, cuma yang difoto bagian punggung waktu itu. Bukan foto perut. Untuk menentukan spesiesnya itu ahli serangga perlu perut jadi kita tidak bisa memastikan. Tapi itu semut biasa,” ungkapnya.