Memasukkan Bawang Putih ke Organ Intim Sedang Tren, Ternyata Bahaya Ini Mengintai Dibaliknya


SURATKABAR.ID – Menjaga kebersihan organ kewanitaan merupakan salah satu cara ampuh agar daerah intim tersebut tetap sehat. Tak jarang banyak wanita yang kerap mengeluhkan organ intimnya terinfeksi jamur sehingga merasa tak nyaman. Dan yang kini tengah menjadi tren ialah memasukkan bawang putih ke organ intim lantaran dipercaya sebagai anti septik terbaik. Tapi benarkah cara ini ampuh dan aman untuk dilakukan? Atau jangan-jangan, ada bahaya yang mengintai di baliknya?

Seperti dikutip dari halaman Viva.co.id, Kamis (25/04/2019), seorang ginekolog terkemuka dan penulis The V*agina Bible memperingatkan wanita untuk tidak memasukkan bawang putih ke dalam alat vital mereka, sebagai alternatif alami untuk mengobati infeksi jamur.

Dalam unggahannya di Twitter, Dr. Jennifer Gunter, yang dikenal sering menantang klaim medis yang meragukan, menjelaskan beberapa alasan mengapa meletakkan bawang putih di dalam organ intim Anda merupakan ide yang buruk.

“Bawang putih mengandung allicin. Saat di laboratorium, bawang putih mungkin memiliki sifat anti-jamur (yaitu anti-ragi). Ini di laboratorium, bahkan pada tikus,” bebernya, sebagaimana dikutip dari New York Post, Kamis (25/04/2019).

Jennifer kemudian menerangkan agar bawang putih dapat melepaskan allicin, maka perlu dipotong atau dihancurkan terlebih dahulu. Sehingga tentunya memasukkan bawang putih dalam bentukan yang utuh ke dalam kelamin wanita merupakan hal yang sia-sia.

Baca juga: Asal Muasal Bra, Disebut BH Hingga Kutang oleh Perempuan Nusantara

“Ini berarti mereka tidak mengerti bahwa allicin baru dilepaskan ketika bawang putih dipotong atau dihancurkan,” tutur Jennifer mengimbuhkan.

Bahkan, menggunakan bawang putih untuk mengobati infeksi ragi sebenarnya justru bisa memperburuk keadaannya. Pasalnya, bawang putih mungkin mengandung bakteri dari tanah yang dapat mengiritasi infeksi yang sudah ada sebelumnya pada organ intim Anda.

“Bawang putih bisa memiliki bakteri dari tanah. Bakteri dari tanah bisa bersifat patogen, buruk bagi tubuh.  Itu sebabnya kami membersihkan luka. Jika Anda benar-benar mengidap radang v*agina, maka bakteri tanah akan lebih mungkin untuk menginfeksinya,” tuturnya lagi.

Terakhir, ia menandaskan, alih-alih menghilangkan jamur, bawang putih justru bisa menumbuhkan mikroorganisme yang berbahaya bagi alat vital wanita. Jadi, ia kembali memperingatkan Anda para Ladies untuk tidak memasukkan bawang putih ke dalam organ intimnya guna mengobati infeksi jamur.

Solusi Lain yang Bisa Dicoba

Infeksi jamur alias vaginitis mempunyai beberapa gejala di antaranya seperti rasa terbakar, nyeri dan terkadang disertai dengan produksi cairan berbau busuk, seperti dikutip dari laman Step to Health via Liputan6.com.

Penyebab infeksi jamur ini pun beragam, namun kebanyakan disebabkan oleh kondisi di area kewanitaan yang hangat dan lembab sehingga memudahkan jamur berkembang biak.

Untuk mengatasinya, sebagian wanita berkonsultasi ke dokter dan biasanya mendapatkan obat topikal serta antibiotik. Namun ada beberapa alternatif pengobatan yang bisa dilakukan di rumah.

1. Cuka apel organik

Cuka apel bisa digunakan untuk obat bilas bagi organ intim wanita. Cara membuatnya, campurkan 30 ml cuka apel dengan 60 ml air. Basuhlah ke area kewanitaan untuk mengatasi infeksi jamur.

2. Minyak pohon teh organik

Tea tree oil merupakan anti jamur yang alami dan efektif. Cara menggunakannya yakni dengan meneteskannya pada tampon dan masukkan ke organ intim selama empat jam. Lakukan hal ini pada pagi dan siang hari selama dua sampai tiga hari.

3. Yoghurt organik

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan yoghurt organik untuk menyeimbangkan kadar pH di organ intim wanita. Caranya, oleskan secara topikal pada organ intim Anda dan bilas beberapa jam kemudian.

Untuk mencegah kembali terserang infeksi jamur, hindari pemakaian celana yang terlalu ketat serta biasakan untuk mengeringkan organ intim setelah membasuhnya agar tidak lembab.