Bocah 4 Tahun Jalani Operasi Karena Kecanduan Gadget, Ini Pengakuan Sang Ayah


SURATKABAR.ID – Tidak sedikit artikel yang membahas tentang bahaya memberikan gadget begitu saja kepada anak-anak. Namun tak sedikit pula orangtua yang melanggarnya hanya dengan alasan malas melihat buah hatinya merengek minta ponsel.

Memberikan gawai mungkin menjadi solusi paling mudah untuk menangkan anak rewel. Namun tanpa kita sadari hal tersebut membawa dampak fatal bagi anak-anak. Seperti kasus yang terjadi di Bangkok, Thailand, dilansir dari laman Tribunnews.com pada Rabu (24/4/2019).

Pria pemilik akun Facebook dengan nama Dachat Nyusticker Chuayduang tersebut membagikan unggahan berisi kisah menyentuh yang ia alami. Putrinya yang baru berusia 4 tahun harus menanggung akibat dari kesalahan besar yang dilakukannya beberapa tahun silam.

Dachar rupanya sudah mengenalkan gadget, terutama ponsel dan iPad, kepada sang putri sejak dua tahun lalu. Pola asuh tersebut akhirnya membentuk putri Dachar menjadi kecanduan gadget. Jika sekali ia tidak mendapat izin bermain ponsel, putri kecilnya akan kesal, marah dan berontak.

Lantaran tak tahan dengan sikap buah hatinya, Dachar selalu mengalah dengan memberikan ponsel ke tangan si kecil. Hal tersebut dilakukannya untuk membuat anaknya tenang dan tak mengganggu kesibukan Dachar.

Baca Juga: Kunci Balita di Mobil Tanpa Sengaja Sampai Tewas Gara-Gara Terobsesi HP, Sang Ayah Malah Salahkan Pihak Sekolah

Berselang dua tahun, kesehatan sang putri kini membuat Dachar menelan penyesalan pahit. Gadis malang tersebut divonis dokter terserang mata malas, di mana salah satu matanya miring alias juling. Kondisi ini merupakan satu komplikasi paling serius dari miopi dan astigmatisme.

Akibatnya, di usia yang masih sangat belia, putri Dachar harus merasakan dinginnya ruang operasi. Pasalnya, tim dokter memutuskan melakukan prosedur operasi sebelum mata gadis kecil itu menjadi buta sepenuhnya.

Mengutip dari Nakita, mata malas paling sering disebabkan karena kelainan refraksi, seperti rabun jauh, rabun dekat, astigmatisme, pembiasan terdistorsi, dan juga juling. Dokter mengungkapkan, terlalu lama melihat layar gawai dalam jarak terlalu dekat juga menyebabkan gangguan tersebut.

Apa yang dialami Dachar tentu menjadi pelajaran sangat berharga yang harus kita perhatikan. Meski dengan memberikan gadget kepada anak dapat membuat mereka berhenti rewel, namun ada efek jangka panjang yang harus ditebus. Jadi jangan salah langkah ya, para orangtua.

Info penting untuk orang tuaKeseringan di berikan gadget oleh orang tuanya, anak inipun kecanduan bermain gadget sejak…

Posted by Info Kotim on Wednesday, December 5, 2018