Edan! TKI Asal NTT Disiksa Hingga Tewas di Malaysia, Pelaku Malah Divonis Bebas


SURATKABAR.ID – Kasus tewasnya seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) wanita asal Nusa Tenggara Timur (NTT) bernama Adelina Sau karena disiksa oleh majikannya tengah disorot publik. Pasalnya, pelakunya malah divonis bebas. Sejak tahun lalu, kasus ini telah membuat geger Tanah Air. Dan kini, 5000 warga Malaysia yang bersimpati sampai membuat petisi demi menuntut ditegakkan keadilan.

Melansir Grid.ID, Selasa (23/04/2019), TKI wanita bernama Adelina Sau (21) meninggal dunia pada 11 Februari 2018 lalu di Rumah Sakit Bukit Mertajam, Malaysia. Wanita malang tersebut tewas usai disiksa majikannya sendiri, Ambika MA Shan (61).

Tak hanya disiksa, Adelina Sau bahkan sampai disuruh tidur bersama anjing peliharaan majikannya di teras rumah selama 1 bulan lebih. Karena itu, banyak tetangga yang merasa iba hingga akhirnya membuat kasus penyiksaan TKI Indonesia ini terkuak.

Namun saking keras kepalanya, sang majikan sampai membawa kabur TKI Adelina Sau saat relawan organisasi HAM asal Malaysia hendak menyelamatkannya. Kemudian, kepolisian setempat berhasil menangkap Ambika MA Shan, dan langsung membawa Adelina Sau ke Rumah Sakit Bukit Mertajam, Penang, Malaysia.

Adelina tidur di beranda rumah di Taman Kota Permai, Penang, Malaysia saat ditemukan Sabtu (10/02/2018). TKI asal Nusa Tenggara Timur itu ditemukan dengan berbagai luka di wajah dan kepala. Dan ketika dirawat, diketahui Adelina Sau telah menderita pembengkakan di kepala serta cedera di kakinya.

Baca juga: Nahas! TKW di Malaysia Tewas Setelah Berminggu-Minggu Tidur di Luar Bersama Anjing

Namun sayang, sehari setelah diselamatkan dan dirawat di rumah sakit, Adelina Sau meninggal dunia.

Dan kini, kasus Adelina Sau kembali menarik perhatian seluruh negara Malaysia dan Indonesia karena keputusan pengadilan yang dianggap tak berprikemanusiaan.

Petronela Sau, menangis saat melihat peti jenazah Adelina Sau, di mobil jenazah di dekat Kargo Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (17/02/2018).

Melansir New Straits Times, majikan Adelina Sau yang telah menyiksa korban hingga tewas, malah divonis bebas dan tak mendapatkan hukuman apa-apa.

Konsulat Jenderal Indonesia di Penang, Iwanshah Wibisono, sampai mempertanyakan keputusan pengadilan yang bisa-bisanya membebaskan Ambika MA Shau ini.

“Saya harap pertemuan (dengan Jaksa Penuntut Umum) bisa dilakukan secepatnya, karena kami harus memberikan penjelasan ke keluarga Adelina Sau di Kupang, NTT, mengapa kasus ini dilepas pengadilan,” tandasnya, melansir New Straits Times.

Hal yang sama juga disampaikan oleh anggota parlemen setempat, Steven Sim.

Mengutip Free Malaysia Today, anggota Parlemen Bukit Mertajam itu menganggap keputusan akhir pengadilan sama tragisnya dengan kematian TKI Adelina Sau.

“Saya kecewa dan frustasi dengan keputusan pengadilan ini. Aku telah menghubungi Jaksa Agung untuk meminta klarifikasi,” tukas Steven Sim.

Tak hanya keluarga Adelina Sau dan rakyat Indonesia saja yang kecewa, warga Malaysia pun turut frustasi akan keputusan pengadilan yang tidak memihak korban.

Bahkan, warga Malaysia yang ikut merasa kecewa sampai-sampai membuat petisi demi membela keadilan TKI asal NTT, Adelina Sau tersebut.

Sebuah petisi berjudul ‘Why is her abuser free? – Malaysian demand #JusticeForAdelina’ (Kenapa penyiksanya bebas? – Warga Malaysia tuntut #JusticeForAdelina) muncul di Change.org pada Minggu (21/4/2019).

Diprakarsai oleh organisasi Tenaganita WomensForce, petisi ini bahkan telah ditandatangani oleh lebih dari 5.173 orang saat berita ini diterbitkan.

Apabila Anda warga Indonesia ingin mendukung petisi demi menuntuk keadilan untuk Adelina Sau, bisa menggunakan tautan berikut ini.