Heboh Grace Natalie Ajak Pesta Makan Babi Usai Pilpres, Begini Faktanya


SURATKABAR.ID – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikabarkan mengajak menggelar pesta makan babi usai penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Informasi tersebut beredar luas di media sosial dan langsung menjadi perbincangan panas para penghuni jagat maya.

Seperti yang dihimpun dari laman Liputan6.com pada Kamis (18/4/2019), salah satu akun yang memuat berita tersebut adalah pemilik akun media sosial Facebook Presiden Pro Islam.

Dalam unggahan berisi cuplikan video Ketua Umum PSI tersebut disertai dengan narasi yang berbunyi, “Grace Natalie (PSI) mengajak pesta makan Babi usai Pilpres.”

Namun terkait hal tersebut, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie dengan tegas membantah tudingan yang menyebut dirinya mengajak pesta makan babi usai gelaran pilpres. Adapun bantahan tersebut disampaikan Grace melalui akun Instagram pribadinya, @gracenat.

Hoax terbaru : Bakmi jadi babi Mohon dengarkan baik baik video ini. Di ujung video, saya mengajak makan bakmi, namun malah diplesetkan menjadi babi. Stop sebarkan HOAX!” demikian isi bantahan yang diserukan Grace dalam postingannya.

Baca Juga: Sekjen PSI Haramkan Koalisi dengan PKS, Alasannya Karena…

Selain itu, Grace juga membagikan sebuah rekaman yang rupanya merupakan versi utuh dari potongan video yang diunggah akun Facebook Presiden Pro Islam.

Grace, di awal videonya, menyapa warga Pluit, Muara Karang, PIK, dan sekitarnya. Ia lalu mengucapkan terima kasih kepada mereka yang telah menyumbangkan dukungan serta support. Ketua Umum PSI ini juga menyinggung banyaknya berita palsu yang akhir-akhir ini marak menghias media.

Ia kemudian menyebut bahwa semua tudingan yang dibuat pihak tak bertanggung jawab adalah hanya untuk menjatuhkan nama baik partainya saja. Terakhir ia mengajak semua warga untuk bersama-sama melawan hoaks dengan datang ke TPS dan menyalurkan hak suaranya pada Pemilu Serentak 2019.

Halo Bapak, Ibu, warga Pluit, Muara Karang, PIK dan sekitarnya. Terima kasih buat semua yang telah memberikan dukungan dan support. Tidak terasa nih, kita sudah hampir sampai di ujung perjalanan ini. Mendekati ujung, bukannya tenang, tapi malah ternyata kami diterpa tsunami hoax dan fitnah.

Saya yakin, Bapak, Ibu, mengalami dan menerima berita-berita itu. Kita tidak tahu siapa yang pertama kali kirim, siapa yang bertanggung jawab membuat informasi itu, dan sering kali, tanpa data, tanpa fakta alias ngarang semua. Yang tujuannya semua untuk menjatuhkan nama baik PSI.

Saya mohon Bapak dan Ibu tetap teguh, jangan goyah. Karena perjuangan ini memang ingin membuat proses-proses yang selama ini tertutup, kita buat jadi transparan. Gelap mau dikasih terang ya tentu saja banyak yang tidak nyaman.

Itu menyebabkan tsunami hoax bertubi-tubi menerpa dalam beberapa hari terakhir ini. Doa saya, Bapak Ibu terus tidak goyah, dan bantu saya untuk melawan hoax-hoax ini. Jangan takut untuk nanti datang ke TPS,

Karena Pak Jokowi sudah menjamin, sudah menerjunkan aparat kepolisian dan militer untuk menjaga prosesnya. Satu suara sangat berharga. Dan kalau semua ini sudah selesai, kita makan bakmi sama-sama, pilih mau yang mana,” tutur Grace dalam videonya.

Tonton video lengkapnya di bawah ini:

Kata ‘bakmi’ di akhir video memang terdengar samar. Namun jika diperhatikan dan didengarkan dengan lebih seksama, yang dikatakan Grace Natalie dalam videonya adalah ‘bakmi’, bukan ‘babi’ seperti yang banyak dibahas oleh para netter.