Ketika Jokowi dapat Kehormatan Bisa Masuk Kakbah


SURATKABAR.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan ibadah umrah bersama Ibu Negara Iriana, Senin (15/4). Tak hanya berdua, Jokowi dan Iriana didampingi kedua putra mereka, Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, seperti dilansir dari laman JPNN.com pada Senin (15/4/2019), melaporkan bahwa Presiden ketujuh RI beserta rombongan terbatas mendapatkan kesempatan emas memasuki Kakbah.

“Usai masuk ke dalam Kakbah, Presiden bersama rombongan melakukan tawaf yang kemudian dilanjutkan dengan salat subuh berjamaah di depan multazam,” ungkap Bey Machmudin melalui keterangannya.

Setelah melaksanakan salat subuh berjamaah, presiden bersama rombongan kemudian melakukan sa’i. Ibadah umrah diakhiri mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut dengan melakukan tahalul pada pukul 06.37 waktu setempat.

Baca Juga: Masa Tenang, Sandiaga Uno Bakal Berangkat Umrah. Prabowo?

Ikut serta mendampingi Presiden Jokowi, tampak Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan tak ketinggalan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.

Momen ibadah umrah tersebut dibagikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui akun media sosial Instagram, @jokowi, Senin (15/4). Dalam unggahan tersebut, tampak Presiden RI ke-7 tampak baru saja melangkah keluar dari Kakbah, kiblatnya umat Islam sedunia.

“Labbaik Allahumma Labbaik. Aku datang memenuhi panggilanMu. Ya Allah. Subuh ini, saya dan keluarga mendapat kehormatan untuk memasuki kakbah di Masjidil Haram,” tulis @jokowi.

Dalam postingan yang sama, mantan Wali Kota Solo tersebut menyampaikan rasa syukurnya karena mendapat kesempatan luar biasa menjejakkan kaki ke ruangan di dalam Baitullah. Selain itu, Jokowi juga tak lupa menyertakan doa.

Ya Allah, tambahkanlah kemuliaan, kehormatan, keagungan dan kehebatan pada Baitullah ini dan tambahkanlah pula orang-orang yang memuliakan, menghormati dan mengagungkannya di antara mereka yang berhaji atau yang berumrah padanya dengan kemuliaan, kehormatan, kebesaran dan kebaikan. Salam kami dari Tanah Suci untuk seluruh rakyat Indonesia,” tulisnya.