Kunci Balita di Mobil Tanpa Sengaja Sampai Tewas Gara-Gara Terobsesi HP, Sang Ayah Malah Salahkan Pihak Sekolah


SURATKABAR.ID – Cukup sering kita dengar kasus anak kecil yang meregang nyawa karena terkunci di dalam mobil. Hal tersebut seharusnya bisa membuat para orangtua lebih waspada dan memperhatikan anak-anaknya setelah berkendara.

Seperti yang dirangkum dari laman Detik.com pada Jumat (12/4/2019), seorang bocah berusia 4 tahun asal China tewas setelah terkunci di dalam mobil sembilan jam lamanya. Padahal cuaca ketika itu sedang panas-panasnya. Yang mengejutkan, sang ayah ternyata lupa gadis malangnya masih di dalam mobil.

Bocah malang bernama Qiqi tersebut, menurut laporan dari Changsha Evening News, tengah dalam perjalanan menuju taman kanak-kanak yang berlokasi di Yiyang, Provinsi Hunan, China, bersama sang ayah pada Senin (8/4) pagi lalu.

Perhatian sang ayah ternyata terpaku pada layar ponsel di tangannya ketika mereka tiba di tujuan. Lantaran menerima panggilan telepon yang masuk dan membaca beberapa pesan di ponselnya, pria tersebut kembali mengemudikan mobilnya, tanpa tahu putrinya belum turun dari mobil.

Baca Juga: Nahas! Terjebak di Dalam Mobil, Balita Lucu Tewas Kehabisan Oksigen

Tak sadar bahwa sang putri tercintanya ternyata masih duduk di kursi penumpang di belakang, pria tersebut langsung memarkirkan mobilnya di depan sebuah toko dan meninggalkannya dalam keadaan terkunci.

Gadis malang tersebut terkunci selama sembilan jam di dalam mobil di tengah cuaca yang terlampau panas. Sang ibu yang pergi menjemputnya di sekolah sekitar pukul 17.00 petang harus merasakan kepahitan dalam hidup.

Karena di saat tersebut, wajah gadis 4 tahunnya yang sembilan jam lamanya terkunci di dalam mobil telah berubah menjadi ungu. Tubuhnya pun sudah tak lagi menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Penyebab kematian kemungkinan karena panas di dalam mobil mencapai 30 derajat celcius.

Namun bukannya merasa bersalah dan mengakui kecerebohannya hingga menyebabkan sang putri tewas mengenaskan, sang ayah malah melimpahkan kesalahan kepada pihak sekolah. Pihak sekolah dinilai keliru lantaran tak memberi informasi bahwa putrinya tak muncul di kelas pagi itu.

Hal ini tentu harus menjadi perhatian para orangtua bahwa meninggalkan anak di dalam mobil meski hanya sebentar itu sangat ebrbahaya. Pasalnya, mobil yang terkunci dengan jendela tertutup, dan AC dalam kondisi mati menyebabkan udara pengap.

Tanpa adanya pertukaran udara segar dapat membuat anak-anak kesulitan mendapatkan asupan udara segar. Belum lagi ditambah dengan fakta bahwa suhu di dalam mobil bisa sangat panas ketimbang kondisi di luar mobil.

Hal ini berlaku tak hanya untuk anak-anak, namun juga hewan peliharaan yang mirisnya juga kerap menjadi korban majikan yang lupa meninggalkan mereka di dalam mobil terkunci rapat dalam waktu lama.