Kenapa Kubu Jokowi-Ma’ruf Tak Mau Buka Hasil Survei Internal Mereka?


SURATKABAR.ID Kubu pangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo (Jokowi) – KH. Ma’ruf Amin memilih untuk tidak mempublikasikan hasil survei internalnya. Hal itu bertolak belakang dengan langkah kubu Prabowo Subianto – Sandiaga Uno yang telah lebih dahulu merilis hasil survei internal.

Ketua Harian Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Moeldoko, saat ditemui di Rumah Aspirasi, Jakarta pada Selasa (9/4/2019) menyebutkan jika pihaknya merasa tidak perlu untuk mempublikasikannya.

“Tidak perlu diungkapkan itu. Kami buktikan saja kalau kami menang. Kami bekerja punya strategi dan memonitor perkembangan dari hari ke hari,” kata Moeldoko, dikutip dari tempo.co.

Jauh sebelumnya, kubu Jokowi-Ma’ruf selalu sesumbar jika berdasarkan hasil survei internal mereka, selisih elektabilitas antara Jokowi dan Prabowo lebih dari 20 pernes. Akan tetapi mendekati Pilpres, TKN enggan untuk membicarakan selisih dan juga angka.

Baca Juga: Prabowo Gebrak Podium, Fadli Zon: Sudah Selevel dengan Gayanya Bung Karno

Moeldoko menepis tudingan jika tidak dibukanya hasil survei tersebut karena merasa tidak percaya diri akan hasil di Pilpres mendatang.

“Bukan enggak pede, tapi ada sesuatu yang terbuka, ada sesuatu yang perlu dirahasiakan. Karena itu berkaitan dengan strategi, kan begitu. Kalau semua terbuka, enggak menarik,” ujar Moeldoko.

Sebelumnya, Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sugiono menyatakan elektabilitas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah melampaui Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Dia mengutarakan hal tersebut merujuk dari hasil survei internal BPN.

Sugiono menyebut selisih elektabilitas Prabowo-Sandi dengan Jokowi-Ma’ruf 24 persen.

“Berdasarkan survei internal, elektabilitas Prabowo berada di angka 62 persen dan Jokowi 38 persen,” ujar Sugiono di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Senin (8/4/2019), dikutip dari cnnindonesia.com.


BAGIKAN

Komentar

komentar


Terpopuler



Berita sebelumyaBiadab! 12 Pelajar SMA Aniaya Siswi SMP, Alat Vitalnya Dirusak
Berita berikutnyaTerima Sumbangan dari Pendukungnya, Prabowo: Saya Berhutang Banyak