Terang-Terangan ‘Nyebrang’ Dukung 01, Caleg Partai Demokrat Ini Ogah Dicap Pembelot


SURATKABAR.ID – Keputusan Partai Demokrat (PD) memutuskan memenangkan pasangan Calon Presiden-Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, rupanya tak membuat para kadernya berdiri di landasan yang sama.

Seperti yang dihimpun dari laman JPNN.com pada Jumat (5/4/2019), di Ponorogo, Jawa Timur, calon anggota legislatif (caleg) DPRD setempat dari partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) malah secara terang-terangan mengaku mendukung pasangan 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Adalah Neni Eviliana, caleg DPRD Ponorogo yang dalam alat peraga kampanyenya, baik poster maupun baliho, justru memajang pasangan calon nomor urut 01 tersebut. Neni sendiri merupakan caleg di Daerah Pemilihan (Dapil) III Ponorogo.

Baliho dengan gambar wajah Neni dan pasangan Jokowi-Ma’ruf terpantau tersebar di tiga kecamatan. Seperti Kecamatan Pulung, Ngebel, dan Sawoo. Otomatis, alat peraga kampanye caleg Partai Demokrat ini menyita perhatian masyarakat sekitar.

Menurut Neni, keputusannya untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf tidak ada kaitannya dengan Demokrat. Ia menegaskan ini adalah sikap politik pribadinya sendiri. “Secara pribadi saya mendukung paslon nomor 01, ini tidak bisa dipaksakan,” ujar Neni, diberitakan Radar Ponorogo (Jawa Pos Group).

Baca Juga: Di Hadapan Ratusan WNI di Jepang, TGB Beberkan Alasannya Dukung Jokowi. Ternyata…

Selain memajang baliho dengan wajah Jokowi-Ma’ruf, wanita berusia 38 tahun tersebut diketahui juga aktif sebagai relawan duet dari Koalisi Indonesia Kerja tersebut. “Saya mendukung tidak hanya pilpres kali ini, tetapi juga pemilu sebelumnya,” tutur Neni.

Menyadari sikap politiknya itu berlawanan dengan keputusan DPP Partai Demokrat, Neni mengaku pihak partai telah memberi peringatan. Pasalnya, pilihan politik Neni berisiko memicu kontroversi di dalam kader partai dengan lambang bintang segitiga merah putih tersebut.

Namun demikian Neni menegaskan dirinya tidak akan mencopot alat peraga kampanyenya yang disertai gambar Jokowi-Ma’ruf. Selain itu, ia juga menolak jika pihak Demokrat memaksanya memilih dan mendukung pasangan nomor urut 02.

“Saya tidak ingin membohongi pilihan yang sudah berdasarkan hati dan nurani,” tegasnya.

Meski begitu, Neni menolak dirinya dicap sebagai pembelot. Ia mengaku tetap loyal sebagai kader yang baik bagi Partai Demokrat. Ibu dua anak itu menyatakan dirinya siap jika sanksi dijatuhkan kepadanya. “Saya sudah meminta maaf dan memberikan penjelasan ke pengurus,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, hal serupa juga terjadi di Bali. Sama seperti Neni, caleg dari Partai Demokrat untuk DPRD Bali bernama Budi Hartawan juga memajang foto dirinya dengan foto Calon Presiden Petahana Jokowi.