Mengejutkan! Ternyata Bahan Makanan Murah Meriah Ini Bisa Bantu Jaga Kesehatan dan Fungsi Otak


    SURATKABAR.ID – Otak merupakan salah satu organ palng vital dalam tubuh manusia. Itulah sebabnya kesehatannya perlu dijaga dan dipelihara agar organ tersebut dapat berfungsi denganp prima sebagaimana mestinya. Dan kini, sebuah studi membuktikan bahwa dengan mengonsumsi jamur, orang bisa menekan risiko penurunan fungsi otak.

    Seperti dikutip dari laporan CNNIndonesia.com, Senin (01/04/2019), makanan tertentu terbukti mampu membantu menjaga kesehatan otak. Hal ini dibahas dalam reportase Straits Times, peneliti dari National University of Singapore (NUS) melibatkan sebanyak enam ratus partisipan berusia 60 tahun ke atas. Studi ini dilakukan mulai 2011 dan berakhir pada 2017.

    Para partisipan tersebut diminta untuk melaporkan konsumsi jamur dalam diet harian. Umumnya, mereka mengonsumsi enam jenis jamur seperti jamur emas, jamur kerang, jamur shiitake, jamur kancing putih, jamur kering, dan jamur kaleng.

    Tak lupa, peneliti ikut mengontrol konsumsi makanan lain yang turut berkorelasi dengan fungsi otak seperti sayuran, buah, dan kacang-kacangan.

    Selain itu, partisipan juga diminta untuk menjalani tes yang didesain untuk mengukur kemampuan kognitif seperti tes memori dan seberapa cepat mereka memproses informasi.

    Baca juga: Setia Temani Pacar yang Idap Kanker Ganas, Kisah Cinta Dua Sejoli Ini Jadi Viral

    Hasilnya, partisipan yang mengonsumsi jamur dua kali sepekan atau setengah piring jamur per sajian (setara dengan 300 gram) berisiko 57 persen lebih sedikit untuk mengalami penurunan fungsi kognitif ringan dibanding mereka yang mengonsumsi kurang dari satu porsi per pekan.

    Penurunan fungsi kognitif ringan merupakan tahap pertengahan antara penurunan fungsi kognitif normal. Penurunan ini berhubungan dengan penuaan dan demensia yang lebih serius dan tak ada obatnya.

    Irwin Cheah, peneliti senior di Departemen Biokimia NUS menuturkan, manfaat ini bisa diperoleh tubuh berkat kandungan ergothioneine yang tinggi pada jamur. Komponen ini berfungsi sebagai antioksidan dan anti-inflamasi sehingga sel otak terlindungi dari kerusakan.

    “Manusia tidak dapat mensintesis senyawa ini, tetapi senyawa dapat diperoleh dari sumber makanan,” ujar Cheah.

    Selain jamur, kacang-kacangan juga diketahui mengandung senyawa ini. Hanya saja, jamur memiliki kandungan ergothioneine paling tinggi.