Megawati: Golput Itu Pengecut, Tidak Usah Jadi Warga Negara Republik Indonesia


SURATKABAR.ID Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri memberikan komentar cukup keras terhadap golput. Ia menyebut bahwa golput adalah bentuk kepengecutan.

Seperti diwartakan detik.com, Minggu (31/3/2019), Megawati mengatakan hal itu ketika menghadiri kampanye terbuka PDIP di GOR Pandawa Solo Baru, Sukoharjo. Di hadapan ribuan peserta, Mega lantang menyebut warga yang golput tidak memiliki harga diri.

“Jangan golput. Golput itu pengecut, tidak punya pendirian, tidak punya harga diri, tidak usah jadi warga negara Republik Indonesia,” katanya.

Baca Juga: Istana: Pak Jokowi Tuh Orang yang Nggak Bisa ‘Dibisikin’

Ia pun memberikan kritikan keras dengan mengatakan jika golput itu sama saja dengan tidak menjalankan kewajiban sebagai warga negara. Dia mempertanyakan warga golput namun ingin tetap tinggal di Indonesia.

“Kalau orang siap sedia tidak memilih terus dia hidup di mana? Hidup di tanah siapa? Terus enak-enakan mencari rezeki di Indonesia, tetapi tidak mau menjalankan kewajiban dia sebagai warga negara sekali lagi Republik Indonesia,” kata Mega.

Megawati mengajak masyarakat untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu mendatang.

“Saya akan mengatakan baik yang tua maupun yang muda, kalian adalah warga negara yang pengecut, tidak berani datang ke TPS menunjukkan harga dirinya,” ujar dia melanjutkan.

Ia juga mengingatkan agar tidak menghiraukan pihak-pihak yang mengajak untuk golput. “Orang pasti akan ada yang mengatakan nggak usah datang ke TPS karena percuma, PDIP Perjuangan sudah menang, sudah banyak yang mencoblos. Jangan dengarkan!” tegas Mega.