Muncul Isu Akan Digantikan Ahok. Ma’ruf Amin: Ada Mekanismenya


SURATKABAR.ID – Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 Ma’ruf Amin angkat bicara menepis kabar miring yang menyebutkan posisinya akan digantikan oleh Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok jika nanti terpilih sebagai wakil presiden dalam Pemilihan Presiden 2019 April mendatang.

Seperti yang dihimpun dari laman Detik.com pada Selasa (26/3/2019), Ma’ruf Amin,  dengan tegas mengatakan bahwa proses pergantian seperti yang ramai dibahas itu memiliki mekanismenya sendiri. Ada sistem yang mengaturnya, tidak bisa sembarangan.

“Ma’ruf Amin sudah tua katanya mau diganti Ahok. Orang ganti itu ada mekanismenya, ada sistemnya,” ujar Ma’ruf tegas ketika memberikan ceramah di Masjid Shidiq Zarkasyi, Pondok Pesantren An-Nawawi, Berjan, Purworejo, Jawa Tengah, pada Selasa (26/3) kemarin.

Terkait isu tersebut, Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini juga menilai bahwa Ahok tak akan bisa menjadi wakil presiden menggantikan dirinya. Pasalnya, sebelumnya Ahok pernah menyandang status sebagai narapidana.

Ia lantas balik melayangkan sindiran pedas kepada orang-orang yang menyebarluaskan kabar bohong alias hoax tersebut. “Apalagi Ahok sudah pernah dipenjara, tidak mungkin jadi wakil presiden. Akalnya ke mana ente? Kok belo’onnya nggak habis-habis,” sindirnya.

Baca Juga: Merebak Isu Azan Dilarang, Ma’ruf Amin: Yang Percaya Gitu-Gitu Cuma Orang Beloon

Kemudian, Ma’ruf juga mengungkapkan ada sangat banyak orang yang mengatakan bahwa tak lama lagi ia akan mati. Soal kematian, baginya adalah urusan Sang Pencipta.

Jika ajal menjemputnya, Ma’ruf berkelakar, artinya bakal ada sosok yang mengisi posisi sebagai wapres menggantikan dirinya. Namun sebaliknya, jika Joko Widodo (Jokowi) yang terlebih dahulu meninggal, maka otomatis Ma’ruf-lah yang maju menggantikan Jokowi sebagai presiden.

“Lalu dibilang sebentar lagi saya mati. Lah, urusan mati itu bukan soal tua atau muda. Kalau saya mati duluan, ya ganti wakilnya. Tapi kalau Pak Jokowi mati duluan, saya yang ganti jadi presiden kan, hehehe,” kelakar Ma’ruf disambut riuh tepuk tangan dari para hadirin.

“Soal tua-muda dan mati itu urusan Allah. Ma’ruf Amin kan sudah tua. Siapa bilang saya muda? Nggak ada. Semua orang juga tahu istrinya yang muda katanya, hehehe,” imbuh Ma’ruf kemudian.

Ia pun menegaskan soal semua kabar dan berita yang beredar itu hanyalah isu belaka, alias hoaks. Ma’ruf berharap masyarakat tidak dengan mudahnya tertipu dan terpancing emosinya cuma lantaran informasi-informasi tersebut.

“Jadi isu-isu ini fitnah. Oleh karena itu, kita insyaAllah masyarakat tidak akan tertipu, terprovokasi,” tandasnya tegas.