Mengapa Lapar Bisa Memicu Amarah? Berikut Fakta dan Penjelasannya


SURATKABAR.ID – Belum lama ini ada kasus kriminal yang tengah viral. Seorang pedagang pecel lele dikeroyok dua orang tak dkenal karena dianggap terlalu lama menyajikan hidangan yang telah dipesan. Sementara dua orang tersebut tengah dilanda kelaparan. Tak hanya melukai korban, kejadian yang berlangsung di Bekasi pada 20 Maret 2019 ini menyebabkan tempat berjualan korban mengalami kerusakan.

Namun apakah benar lapar bisa menyebabkan kita lebih mudah emosi?

Melansir HelloSehat.com dari The Huffington Post, Paul Currie, seorang pakar perilaku nafsu makan dan  profesor psikologi di Reed College, mengungkapkan bahwa rasa lapar mengubah seseorang menjadi lebih emosional.

Ini karena makanan merupakan sumber energi utama bagi tubuh. Setiap makanan yang kita makan akan dicerna dan diubah menjadi glukosa. Selanjutnya glukosa mengalir ke dalam aliran darah beserta nutrisi lainnya yang berfungsi untuk menyuplai energi bagi setiap sel serta jaringan tubuh. Glukosa sendiri adalah makanan utama bagi otak.

Ketika otak kurang mendapatkan aliran darah bernutrisi, otak menganggap situasi tersebut sebagai situasi mengancam jiwa. Beda dengan organ tubuh lain yang bisa menggunakan sumber energi lain supaya tetap berfungsi, otak sangat bergantung pada glukosa agar tetap bekerja.

Baca juga: Naas! Ikuti Tips Kesehatan yang Sedang Viral, Pria Ini Malah Tewas

Karena kekurangan nutrisi, otak bekerja lebih lambat dalam mengontrol emosi. Pasalnya, sinyal lapar yang dikirim otak memicu pelepasan hormon stres adrenalin kortisol. Inilah sebabnya kenapa orang lapar semakin sulit mengontrol emosi.

Di sisi lain, otak melepaskan hormon ghrelin yang diproduksi di perut sebagai pemicu rasa lapar. Namun, reseptor penerima sinyal ghrelin tersebar di seluruh tubuh, termasuk hipotalamus otak.

Selain merangsang rasa lapar, ghrelin menghasilkan respon kecemasan yang bisa hilang begitu kita sudah menyantap makan. Solusi tepatnya adalah, pilihlah makanan yang kaya nutrisi untuk memuaskan rasa lapar dan mengenyangkan lebih lama.

Berita ini pernah diterbitkan di Serumpi.com dengan judul: Lapar Bisa Memicu Amarah Adalah Sebuah Fakta, Berikut Penjelasannya