Ultimatum La Nyalla kepada Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Membelot ke 02


SURATKABAR.ID – Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasil (PP) Jawa Timur La Nyalla Mattalitti mengeluarkan ultimatum kepada kader PP Jawa Timur yang mendukung pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Ancaman La Nyalla, seperti ditukil dari Kompas.com, yakni berupa ‘amputasi’. Ia menegaskan bakal mengamputasi para kader yang membelot dengan tidak memberikan dukungan untuk Calon Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi).

“Layaknya gerbong yang tidak sejalan dengan lokomotif, maka gerbong tersebut harus diamputasi dan diparkir di stasiun terdekat,” ujar La Nyalla dalam acara pelantikan pengurus Majelis Pimpinan Cabang PP cabang Surabaya, pada Sabtu (23/3) kemarin.

Alumni Universitas Brawijaya Malang jurusan Teknik Sipil tersebut menjelaskan bahwa, memilih pasangan nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin merupakan keputusan yang diambil organisasi PP.

Dan hal tersebut mutlak harus dijalankan. Pasalnya keputusan politik tersebut sebelumnya telah melalui berbagai pertimbangan. Mulai dari dasar ideologi hingga tujuan dari organisasi. Apabila ada kader yang tak mentaati keputusan organisasi, hal itu berarti mereka memutuskan untuk meninggalkan PP.

Baca Juga: 3 Selebritis Ini Ungkap Alasan Mereka Mendukung Jokowi

“Berseberangan pilihan berarti memilih diri pisah dari gerbong Pemuda Pancasila (PP), karena itu yang bersangkutan saya minta segera mengembalikan kartu tanda anggota Pemuda Pancasila,” ujar mantan Ketua Umum PSSI tersebut dengan tegas.

Dengan sisa waktu yang tak sampai satu bulan menjelang hari pemungutan suara dalam pesta demokrasi empat tahunan pada 17 April mendatang, La Nyalla mengimbau kepada para kader PP Jawa Timur untuk bergerak door to door dengan terjun langsung ke tengah masyarakat dan melakukan kampanye terkait program-program pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sebelumnya diberitakan relawan Pemuda Pancasila (PP) mendeklarasikan dukungannya teruntuk pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin dalam acara yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu (3/3) lalu.

Ketua Umum PP Japto Soerjosoemarno mengungkapkan bahwa Jokowi merupakan sosok pemimpin yang jujur. Jokowi yang sempat mengemban tanggung jawab sebagai Wali Kota Solo kemudian dipercaya menjadi Gubernur DKI Jakarta. Ia lalu berhadapan dengan Prabowo di Pilpres 2014.