Tajir Melintir di Usia Muda, Inilah Sumber-sumber Kekayaan Kylie Jenner dan Atta Halilintar


SURATKABAR.ID – Selebritas muda Kylie Jenner pada beberapa waktu lalu telah dinobatkan sebagai miliarder termuda di dunia oleh Majalah Forbes. Kylie masuk kategori miliarder termuda yang kekayaannya berasal dari usahanya sendiri dan bukan merupakan warisan.

Menurut situs Forbes, seperti dikutip dari Republika.co.id, Selasa (12/03/2019), kekayaan wanita berusia 21 tahun itu mencapai 1 miliar dolar Amerika Serikat. Jumlah ini sekitar Rp 14 triliun. Angka itu praktis telah memecahkan rekor sebelumnya yang dibuat pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, yang saat itu berhasil meraih 1 miliar dolar AS di usia 23 tahun.

Dalam Forbes, pendapatan Kylie disebutkan terutamanya berasal dari bisnis kosmetik miliknya, Kylie Cosmetics. Menurut Reuters, Kylie Cosmetics sahamnya 100 persen atas nama putri Kylie. Brand kosmetik tersebut telah berhasil mencatatkan penjualan hingga 360 juta dolar AS.

Dengan kurs dolar 14 ribu saja, penghasilan Kylie dari bisnis kosmetiknya mencapai sekitar Rp 5 triliun. Menariknya, Kylie memanfaatkan media daring untuk memasarkan produk kosmetiknya tersebut.

Sumber kekayaan lain dari adik dari Kim Kardashian ini berasal dari tayangan reality shownya bersama sang kakak. Untuk tampil di acara “The Keeping Up with the Kardashians”, konon masing-masing anggota keluarga tersebut dibayar 10 juta dolar AS, atau sekitar Rp.140 miliar.

Baca juga: Daftar 20 Orang Terkaya di Indonesia Versi Forbes, Ternyata Ada Politisi yang Masuk

Sumber lain pundi-pundi kekayaan Kylie ialah dari endorsement di sosial media. Menurut Daily Mail, untuk endorsement, Kylie meraup pendapatan 100 ribu hingga 300 ribu dolar AS, atau sekitar Rp 1,4 hingga 4,2 miliar per unggahan di Instagram miliknya.

Menilik sejumlah bisnis dan sumber-sumber pendapatannya tersebut, tak mengherankan jika “mahkota” miliarder termuda dunia mendarat kepadanya.

Atta Halilintar, “The King of YouTube Asia”

Di dalam negeri sendiri, nama Atta Halilintar juga sedang menjadi perbincangan hangat. Anak tertua dari Keluarga Halilintar itu baru-baru ini dinobatkan sebagai “The King of YouTube Asia”. Mengutip Kumparan.com, sejak 20 Januari 2019, Atta resmi menjadi YouTuber nomor 1 se-Asia Tenggara. Atta pun merasa bahagia dengan pencapaiannya tersebut.

Atta hingga saat ini tercatat memiliki 12.229.557 subsciber dengan 415 video di akun YouTubenya. Jumlah subscriber Atta jauh melampaui rekan-rekan sejawatnya di dunia per-YouTube-an Tanah Air.

Dari penghasilannya melalui akun YouTube tersebut, Atta diperkirakan mengantongi pendapatan Rp 500 hingga Rp 8 miliar per bulannya. Atta menambah gemuk dompetnya memang bukan hanya dari YouTube saja. Ia juga mempunyai sejumlah lini bisnis, mulai dari kue kekinian, clothing line, hingga bisnis publishing pun ia lakoni.

Di usianya yang belum genap 25 tahun, Atta mampu menambah kekayaan dengan usahanya sendiri. Ini memang tak dilakukan secara instan. Diketahui, Atta telah memulai usaha sejak umur belasan. Ia dikisahkan  pernah menjual nomor perdana dan handphone keluaran China, sebelum terkenal seperti saat ini. Ayahnya, Halilintar Anofial Asmid dan ibunya Lenggogeni Faruk, memang mendidik kesebelas anaknya untuk memulai usaha sejak dini.

Di era serba digital seperti sekarang ini, orang-orang seperti Kylie dan Atta memang banyak sekali ditemui. Anak-anak muda ini menambah pundi-pundi penghasilan mereka melalui hal sederhana di sekitar lingkungannya. Dan mereka mahir memanfaatkan platform media sosial seperti Youtube dan Instagram. Ini tentunya akan sedikit banyak menginpirasi banyak anak muda di dunia untuk menjadi YouTuber atau social media influencer.

YouTuber Kini Jadi Cita-cita

Menukil Daily Mail, penelitian yang dilakukan oleh First Choice mengungkapkan bahwa dari 1.000 responden anak usia 6-17 tahun sebanyak 34 persen di antaranya bercita-cita menjadi YouTuber. Sementara 18 persen lainnya bercita-cita sebagai blogger atau vlogger.

Cita-cita sebagai dokter hanya dipilih oleh 13 persen anak, sementara pengacara hanya 6 persen. Tak mengherankan, sebab iming-iming mendapatkan penghasilan “cepat” dari unggahan konten itu membuat anak-anak ini tergiur.

Salah satu YouTuber terkaya di dunia, Daniel Middleton, berhasil meraih pendapatan Rp 231 miliar dolar AS. Ia merupakan spesialis permainan online  Minedraft. Ada lagi bocah tujuh tahun yang memperoleh pendapatan Rp 154 miliar hanya dari video-videonya yang membuka dan me-review mainan miliknya (unboxing).

Namun menurut Bloomberg, ada yang harus diwaspadai dari fenomena menjadi YouTuber ini. Sebab tak semudah itu menjadi seorang YouTuber dengan penghasilan selangit.

Bahkan 97 persen pengguna Youtube tak menghasilkan pendapatan besar dari konten YouTube-nya. Dari semua channel YouTube di seluruh dunia, hanya tiga persen yang benar-benar berhasil meraih pendapatan yang cukup besar. Kreativitas jadi salah satu kunci utama untuk “bertarung” di dunia per-YouTube-an ini.

Tapi kembali lagi ke Kylie dan Atta, dua muda-mudi itu punya kesamaan yakni kaya raya di usia muda dengan hasil usahanya sendiri. Keduanya pintar memanfaatkan platform sosial media yang sedang populer saat ini, untuk menambah pundi-pundi Rupiah di kantong mereka. Semoga keduanya memberi inspirasi baik untuk generasi muda.