3 Anggota TNI Gugur Ditembak di Papua, Ini Identitas Mereka


SURATKABAR.ID – Kabar duka kembali datang dari Tentara Nasional Indonesia (TNI). Tiga prajurit TNI tewas setelah ditembak di Nduga, Papua, ketika tengah menjalankan operasi, pada Kamis (7/3) siang tadi. Ketiga jenazah anggota tersebut sudah dibawa ke RSUD Timika.

Mengenai insiden penembakan yang terjadi pada siang hari tersebut, seperti yang dilansir dari laman Detik.com, Kamis (7/3/2019), Kapendam Cendrawasih Kolonel M Aidi mengaku belum mendapatkan informasi mendetail.

“Memang disampaikan bahwa ada 3 orang prajurit yang gugur,” ujarnya ketika diminta konfirmasi, Kamis (7/3). “Bagaimana dan di mana kejadiannya belum ada data jelasnya,” imbuh Kolonel M Aidi lebih lanjut.

Sementara untuk identitas ketiga anggotanya yang gugur dalam baku tembak di Nduga, Papua, mereka adalah Serda Siswanto Bayu (24), Serda Yusdin (23), dan Serda Mirwayadi (25). Ketiganya diserang tembakan ketika menjalani operasi di Distrik Yigi.

Baca Juga: Misterius! Anggota TNI Tewas di Dalam Mobil Setelah Ditembak Orang Tak Dikenal

Ketiga korban penembakan tersebut telah dievakuasi ke Timika dengan menggunakan helikopter Penerbangan Angkatan Darat (Penerbad) 412-HA5177. Ketiga jenazah tersebut disebutkan tiba di Hanggar Heli Penerbad di Timika sekitar pukul 15.20 WIT.

“Memang ada informasi bahwa ada kontak, tapi kami belum bisa menghubungi pos di Yigi, karena komunikasi hanya bisa lewat radio,” jelas Kolonel M Aidi.

Setelah proses visum dilakukan, ketiga jenazah disemayamkan di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Timika. Rencana untuk proses evakuasi pengiriman jenazah ke tempat asal mereka masih harus menunggu perintah dari kesatuannya.

Anggota TNI Diserang Kelompok Separatis di Papua

Kasus penembakan terhadap anggota TNI bukan kali ini saja terjadi. Sebelumnya seorang anggota TNI harus mengalami luka pada lengan kirinya setelah ditembak kelompok kriminal separatism bersenjata (KKSB) ketika sedang berpatroli di Puncak Jaya, Papua.

“Penyerangan itu dilakukan Kelompok Kriminal Separatisme Bersenjata (KKSB) di Distrik Yambi, Puncak Jaya, Papua saat anggota TNI melakukan patrol keamanan pada Sabtu (16/6),” ungkap Kolonel Inf. Muhammad Aidi di Jayapura, Minggu (17/6), dikutip dari Detik.com.

Ia menjelaskan bahwa tim patrol di bawah pimpinan Kasdim 1714/Puncak Jaya Mayor Inf. Dwo Soerjono sedang melaksanakan patrol rutin ketika tanpa diduga petugas mendapat serangan peluru dari arah atas.

Peristiwa tersebut menyebabkan seorang anggota TNI mendapat luka tembak, sementara 2 anggota lain mengalami luka akibat serpihan kaca. “Pada pukul 14.30 WIT, tepatnya di Kampung Tirineri Distrik Yambi tiba-tiba tim patrol TNI mendapatkan serangan tembakan rentetan KKSB,” imbuh Aidi.