Memanas! Andi Arief Ancam Lakukan Ini Kepada Mahfud MD


SURATKABAR.ID – Andi Arief melontarkan ancaman kepada Mochamad Mahfud MD. Ia mengancam akan menggugat dan menuntut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) tersebut  ke jalur hukum. Andi Arief yang baru melepas jabatan elite di Partai Demokrat itu merasa geram karena Mahfud sok tahu perihal dugaan kasus narkoba yang baru dialaminya.

Dilansir dari laporan CNNIndonesia.com, Kamis (07/03/2019), saat Andi yang merupakan mantan aktivis reformasi 1998 tersebut ditangkap, Mahfud MD sempat mengenang kembali perdebatan dirinya dengan Andi Arief di Twitter. Rupanya mereka sempat berdebat soal hoaks tujuh kontainer surat suara dalam kondisi tercoblos di bulan Januari lalu.

Mahfud dalam perdebatan itu sempat menyinggung twit lamanya soal narkoba dapat membunuh anak bangsa.

“Pak Prof @mohmahfudmd, Anda jangan berspekulasi dan sok tahu soal kejadian yang sedang saya alami. Saya bisa tuntut Anda dalam jalur hukum dan meminta lembaga yang memberi Anda gelar profesor mencabut gelar itu karena sok tahu dan sok bener,” cuit Andi melalui akun Twitternya @AndiArief_, Rabu (06/03/2019).

Andi lantas meminta Mahfud agar tidak berspekulasi dan menyerahkan perkara yang dihadapinya kepada kepolisian. Ia menegaskan dirinya sampai saat ini belum diadili. Sehingga Mahfud diminta tidak sembarang menyimpulkan soal kasus yang dihadapinya.

Baca juga: Budiman Sudjatmiko Ungkit Kenangan Lama Saat Bersama Andi Arief di Sebuah Kamar Kost

“Serahkan dan percayakan pada Polri yang sedang sedang menangani yang saya alami. Saya ini belum diadili dan belum ada putusan hukum soal saya, bagaimana gelar Profesor bisa menyimpulkan secara sembarangan Pak Prof @mohmahfudmd,” imbuh Andi.

Lebih lanjut, Andi menyebutkan rangkaian pernyataannya di Twitter merupakan twit terakhirnya selama menjalani proses di kepolisian.

“Ini tuit terakhir saya sama.saya menjalani semua yang diproses Polri. Saya terpaksa mentuit karena saya ingin Prof @mohmahfudmd berhenti berspekulasi dan membuat pengadilan sendiri,” imbuhnya kemudian.

Diketahui sebelumnya, Andi Arief ditangkap polisi lantaran diduga terlibat penyalahgunaan penggunaan narkoba. Polisi menggerebek Andi di sebuah kamar di Hotel Peninsula, Jakarta, Minggu (03/03/2019). Polri menyatakan Andi positif menggunakan narkoba jenis sabu.

Menurut Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal, Andi mengonsumsi sabu sudah sejak beberapa bulan yang lalu.

“Tidak hanya sekali, tapi belum dapat info dari penyidik sudah berapa kali atau sudah berapa bulan,” kata Iqbal di Mabes Polri, Selasa (05/03/2019).