Mantan Wanita Nakal Ini Ungkap Alasan Pria Suka Jajan di Luar, Para Istri Wajb Tahu


    SURATKABAR.ID – Pernahkah Anda mendengar kisah tentang seorang bernama Gwyneth Montenegro? Wanita cantik ini pernah berprofesi yang tak biasa, yakni sebagai wanita nakal alias Pekerja S*eks Komersil. Namun kini, setelah 12 tahun pernah menggeluti dunia hitam tersebut, ia mengungkapkan rahasia pria melalui buku yang ditulisnya.

    Mungkin banyak para istri di luar sana yang kerap bertanya-tanya, mengapa suami mereka masih suka ‘jajan’ di luar meski pun sudah punya pasangan cantik yang menanti di rumahnya. Mengutip Bangka.TribunNews.com, Rabu (06/03/2019), Gwyneth Montenegro membongkar rahasianya. Sekitar akhir 2017 lalu, ia meluncurkan sebuah buku dan ternyata banyak yang membacanya.

    Dalam buku itu, Gwyneth mengaku pernah 12 tahun menjadi seorang wanita nakal. Dia mulai terjun ke bisnis ini sejak berusia 21 tahun setelah dia dinodai oleh sekelompok orang. Selama menjadi wanita nakal, wanita berambut pirang ini mengaku sudah melayani lebih dari 10 ribu pria dari beragam latar belakang.

    Setelah pensiun dari dunia yang gelap itu, Gwyneth memutuskan untuk menulis buku. Buku itu berisikan pengalaman hidup getirnya sebagai seorang wanita nakal. Buku tersebut diberi judul: “10,000 Men and Counting”.

    Siapa sangka jika buku itu begitu laris di pasaran. Uniknya, kebanyakan pembacanya adalah para wanita. Ternyata ada satu hal yang begitu mereka ingin tahu. Ya, tentu saja tentang jalan pikiran para pria hidung belang pengguna jasa wanita nakal.

    Baca juga: Gaya Olahraga Ini Disebut Bisa Bikin Klimaks Layaknya Bercinta

    Apa yang sebenarnya yang diinginkan para pria sewaktu berhubungan intim sehingga mereka rela bayar mahal ke seorang wanita nakal? Gwyneth menjawabnya dalam buku tersebut.

    Menurutnya, kebanyakan pria ternyata tak terlalu mementingkan soal cara berhubungan s*eks yang aneh seperti di film-film biru. Nyatanya, para pria sebetulnya hanya ingin para wanita, terutama istri mereka, bersikap ‘membutuhkan’.

    Ya, menurut Gwyneth, para pria sebetulnya ingin terlihat bahwa mereka dibutuhkan untuk berhubungan intim. Itu artinya, pria umumnya selalu suka melihat wanita yang birahi, kemudian meminta mereka untuk berhubungan intim.

    “Itu adalah fantasi yang paling mereka harapkan,” beber Gwyneth.

    Dia juga menambahkan bahwa cara dan teknik hubungan intim itu tak penting.

    “Tapi para wanita harus memperlihatkan, bahwa mereka benar-benar ngebet ingin bercinta dengan suami atau pasangan mereka. Bahkan, berpura-pura sajalah bila kamu (wanita) sebenarnya tak terlalu ingin,” papar Gwyneth lagi.

    Dengan pendekatan ini, Gwyneth mengaku bisa sukses di jalur prostitusi.

    Itulah mengapa dirinya dulu sangat ‘laris’, sehingga bisa sampai melayani lebih dari 10.000 klien.

    “Mereka itu hanyalah para pria yang ingin senang, dan mereka ingin agar kamu merasa senang juga,” tutur Gwyneth.

    Gwyneth juga mengatakan bahwa asumsi “pria hanya ingin berhubungan intim dengan wanita nakal berusia lebih muda”, itu adalah mitos belaka.

    Menurutnya, banyak wanita nakal yang usianya sudah tak lagi muda, tapi tokh tetap saja masih punya pelanggan setia.

    Sebelumnya, Gwyneth pertama kali menjadi berita utama pada 2014 sewaktu mengungkapkan rahasia masa lalunya. Dia memasuki industri prostitusi setelah masa-masa yang traumatis. Gwyneth bercerita bagaimana dia pernah menjadi korban perkosaan. Ia dibius, lalu dibawa ke suatu tempat. Di sana dirinya diperkosa ramai-ramai lalu ditinggalkan begitu saja layaknya sampah.

    Dia sempat mendapatkan lisensi pilot komersial saat berusia 29 tahun dan bekerja sebagai pilot wisata. Tapi Gwyneth kembali lagi jadi wanita nakal setelah didiagnosis menderita gagal ginjal yang membuatnya gagal mempertahankan lisensinya.

    Setelah tak lagi menjadi wanita nakal, Gwyneth lebih banyak mencurahkan waktunya untuk mengurusi isu-isu pemberdayaan perempuan. Dia ingin para wanita bisa mencapai impian dan tujuannya kendati mesti menghadapi banyak kesulitan yang di depannya.