Ruhut Sitompul Ungkap Kaitan Kasus Penculikan 98 dengan Andi Arief yang Pakai Narkoba


SURATKABAR.ID Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief yang sempat diciduk pihak kepolisian diduga sudah lama mengkonsumsi narkoba. Hal itu diuangkapkan oleh mantan rekan separtainya, Ruhut Sitompul.

Ruhut mengaku tak kaget dengan kabar Andi mengkonsumsi narkoba. Ia menyatakan bahwa mendapat informasi bahwa Andi menggunakan narkoba tersebut terkait penculikan yang pernah dialami.

‎”Saya sudah dengar dia jadi pemakai, itu sudah lama, katanya trauma masa lalu karena dia pernah diculik ’98. Jadi untuk menghilangkan traumanya, ia gunakan narkoba,” ujar Ruhut, Senin (5/3/2019), dikutip dari jawapos.com.

Baca Juga: Aura Kasih Unggah Foto Pakai Baju Minim, Netizen Fokus Pada Lehernya

Lebih lanjut, Ruhut kemudian menyindir mengenai banyaknya pengikut garis keras (diehard) Susilo Bambang Yudhoyono dan juga Prabowo Subianto yang jatuh. “Ya makin terlihat diehard Pak SBY berguguran, begitu juga dari Prabowo-Sandi karena dia salah satu diehard di sana. Itu bukti gusti Allah ora sare (Allah tidak tidur, Red),” katanya.

Andi Arief sendiri telah menyampaikan permintaan maafnya kepada kepada publik atas kasus yang menjeratnya.

“Beliau meminta kepada saya untuk menyampaikan permintaan untuk disampaikan kepada publik, yang pertama adalah permintaan maaf,” kata Wasekjen Partai Demokrat (PD) Rachland Nashidik di Bareskrim Cawang, Jakarta Timur, Selasa (5/3/2019), dikutip dari detik.com.

“Mohon maaf karena telah membuat begitu banyak kawan-kawan di luar kecewa atas terjadinya peristiwa ini,” imbuh Rachland.

Andi juga menyatakan pengunduran diri dari partai besutan SBY tersebut. “Andi Arief juga telah meminta saya untuk sampaikan kepada DPP Partai Demokrat permohonan pengunduran diri dari kepengurusan DPP Partai Demorkat,” sebut Rachland.