Bermunajat dan Salat Dua Rakaat untuk Andi Arief Sahabatnya, Ngabalin: Tuhan Lindungi Dia


SURATKABAR.ID – Ali Mochtar Ngabalin mengaku sama sekali tidak terpengaruh perbedaan pandangan dan pilihan politiknya dengan politikus dari Partai Demokrat Andi Arief yang kini tengah diterpa kasus penyalah gunaan narkoba.

Ketika ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, seperti yang dihimpun dari laman JPNN.com pada Selasa (5/3/2019), Ali yang menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP), mengungkapkan bahwa aktivis 1998 tersebut merupakan sahabatnya.

Namun demikian, ia dengan tegas mengaku tak tahu-menahu jika selama ini Andi Arief mengonsumsi obat terlarang. Dan demi sahabatnya tersebut, Ali sampai memanjatkan doa dan melaksanakan salat sunah dua rakaat.

“Saya baru tahu. Wallahi, itu sangat privacy. Saya sembahyang dua rakaat lho, waktu kemarin mendoakan dia. Demi Allah. Karena saya merasakan dia seorang politisi, anak muda seperti saya, kawan saya, saya sembahyang sunah dua rakaat,” ungkap Ngabalin.

Baca Juga: Fakta Terbaru di Balik Penangkapan Andi Arief, Ditemukan Alat Kontrasepsi Hingga Sosok Wanita Baju Pink

Dalam munajatnya, mantan politikus Senayan satu ini mendoakan agar sang sahabatnya, Andi Arief, diberikan kekuatan untuk menghadapi cobaan yang tengah menyerangnya. Selain itu, ia juga berdoa agar Andi dibimbing ke jalan yang lebih baik setelah kasus tersebut.

“Tuhan lindungi dia, dan Tuhan akhiri perjalanan perilakunya yang mungkin, begitu saya berdoa. Benar saya berdoa. Wallahi, saya berdoa karena saya tahu dia,” imbuh Ngabalin yang juga mengungkapkan terkait rencananya ingin menjenguk aktivis asal Lampung tersebut.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, politisi Partai Demokrat Andi Arief dibekuk lantaran narkoba. Dalam penangkapan, polisi menemukan sejumlah barang bukti. Mulai dari beberapa bungkus rokok, minuman, sedotan bong, serta alat kontrasepsi atau kondom, dilansir dari Detik.com, Senin (4/3/2019).

Dalam jumpa pers di Mabes Polri yang digelar pada Senin sore, sekitar pukul 16.55 WIB, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal mengungkapkan Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Arief ditangkap seorang diri.