Sekarang Miliki Ratusan Triliun, Padahal Dulu Hanya Buruh Pabrik. Bagaimana Bisa?


SURATKABAR.ID – Pernah memikirkan bagaimana cara orang paling kaya di dunia bisa mengumpulkan kekayaannya hingga ratusan triliun Rupiah? Ada yang beruntung karena mendapatkan harta warisan besar, ada juga melalui pembagian saham.

Namun, bagaimana dengan seseorang yang berasal dari keluarga miskin akhirnya bisa menjelma menjadi orang dengan kekayaan berlimpah hingga menerima gelar orang terkaya di dunia? Ada begitu banyak kisah milyarder dunia yang dapat kita ambil hikmahnya.

Bagaimana mereka memulai dari titik nol hingga kemudian berhasil berdiri di puncak orang terkaya di dunia. Salah satunya adalah Wu Yajun. Wanita asal China satu ini tercatat sebagai orang terkaya peringkat ke-27 di China versi Forbes tahun 2018, dilansir dari Okezone.com, Jumat (1/3/2019).

Wanita berusia 55 tahun ini, menurut bloomberg’s billionaires index, memiliki nilai kekayaan hingga menyentuh angka US$ 8,3 miliar atau yang setara dengan Rp 116,2 triliun dengan kurs saat ini Rp 14.000 per US$.

Jumlah tersebut terbilang sangat fantastis. Apalagi ia harus terlebih dahulu menapaki kerikil tajam dalam perjalanan hidupnya. Seperti yang disebutkan, ia dahulu ternyata pernah bekerja di pabrik selama bertahun-tahun. Ia juga sempat bekerja sebagai jurnalis.

Baca Juga: Pria Ini Dulunya Anak Tukang Becak, Kini Jadi Orang Terkaya ke-8 di Indonesia!

Hingga akhirnya wanita tangguh ini berhasil mendirikan perusahaan real estate Longfor Properties. Perusahaan ini, seperti data dari Bloomberg, menghasilkan pendapatan hingga angka US$ 10,7 miliar pada tahun 2017.

Pada tahun 2018, tepatnya bulan November, Wu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Chairman Longfor dan menurunkan sahamnya kepada sang putri.

Lantas seperti apakah kisah Wu yang dahulu pernah bekerja sebagai teknisi pabrik hingga akhirnya punya kekayaan senilai Rp 116 triliun setelah mendirikan kerajaan bisnis properti di China? Mengutip dari Business Insider, Jakarta, pada Jumat (1/3/2019), berikut kisah Wu sebagai orang terkaya di China:

1. Wu Yajun adalah pemilik kekayaan sebesar Rp 116 triliun. Nilai tersebut otomatis membawanya ke daftar wanita terkaya yang mandiri membangun bisnis dari angka nol.

2. Selain merupakan salah satu pendiri Longfor Properties, perusahaan pengembangan properti yang saat ini disebut dengan nama Longfor Group Holdings, Wu juga merupakan CEO perusahaan selama 6 tahun dan dipercaya sebagai ketua dewan dari tahun 2007 hingga 2018.

3. Perusahaannya, Longfor, berbasis di Hong Kong, namun beroperasi di 47 kota dan pada 2017 menghasilkan pendapatan US$ 10,7.

4. Ketika mengundurkan diri sebagai chairman pada November 2018, Wu menyerahkan 44% sahamnya di perusahaan kepada sang putri, Cai Xinyi, yang diyakini berusia sekitar 20-an.

“Tujuannya untuk menjaga kekayaan keluarga dan penerus keluarga,” demikian bunyi pernyataan perusahaan.

5. Untuk sementara, Bloomberg masih menghubungkan kekayaan fantastis tersebut dengan Wu, dan bukan putrinya. Sementara itu, tidak diketahui jumlah kekayaan bersih Wu tanpa saham Longfor miliknya.

6. Menurut data Bloomberg’s Billionaires Index, Wu merupakan wanita mandiri terkaya di dunia. Sebagai bahan perbandingan, di Amerika Serikat ada nama Diane Hendricks yang juga merupakan wanita mandiri terkaya dengan jumlah kekayaan US$ 5,5 miliar.

Hendricks sendiri merupakan chairman, pemilik tunggal, dan juga salah satu pendiri distributor grosir bahan atap paling besar di AS, ABC Supply.

7. Saat ini, gelar wanita terkaya di dunia dipegang oleh Francoise Bettencourt Meyers yang merupakan pewaris L’Oreal. Ia memiliki kekayaan US$ 50,9 miliar.

8. Bukan berasal dari keluarga berada, Wu dilahirkan pada tahun 1964 di kota berpenduduk sekitar 30 juta orang, Chongqing, China.

9. Ia mengenyam bangku perkuliahan di Universitas Politeknik Northwestern di Xi’an. Saat itu ia berusia 16 tahun dengan gelar sarjana teknik. Begitu lulus, Wu mendapat tugas untuk bekerja di pabrik milik negara di tempat kelahirannya. Ia pun mengabdi di perusahaan tersebut selama 4 tahun dengan bayaran US$ 6 per bulan.

10. Tahun 1988, menurut The Economist, selama masa-masa keemasan profitabilitas untuk surat kabar China, Wu 24 tahun memulai tugas lima tahun sebagai jrunalis yang meliput real estate di China Shirong News Agency.

11. Di tahun 1993, setelah dilanda sejumlah masalah, Wu memutuskan membeli apartemen. Akan tetapi ada kekurangan dari apartemen tersebut. Mulai dari pasokan gas alam, hingga layanan penerangan dan lift. Kejadian ini kemudian menginspirasi Wu untuk memulai bisnis properti cikal bakal Properti Longfor bersama sang suami saat itu, Cai Kui.

12. 1997, Longfor menjual proyek perumahan pertamanya di kota asal Wu, Chingqing, seharga US$ 157 per meter persegi. Harga ini lebih dari dua kali lipat rata-rata pendapatan rumah tangga Tiongkok saat itu.

13. Longfor merupakan salah satu pengembang pusat perbelanjaan pertama di dataran China. Diperkirakan, sekitar 300 juta orang telah mengunjungi mal-malnya pada 2017.

14. Sejak tahun 2005 hingga 2011, Wu menjabat sebagai CEO. Ia kemudian tetap sebagai ketua. Hingga tahun 2012, ia menjadi wanita paling kaya di China hingga perceraiannya di tahun yang sama. Lantaran perceraiannya, ia harus kehilangan hampir US$ 3 miliar karena mentransfer sekitar 40% sahamnya di perusahaannya kepada Cai.

15. Nasib baik, kekayaan Wu terus bertumbuh. Pada 2017 ia menempati urutan ketujuh dalam daftar global milyarder swadaya perempuan dengan angka kekayaan ebrsih US$ 4,6 miliar. Dan hari ini, peringkat Wu berada di enam wanita lainnya, menurut Indeks Billionaires Bloomberg.

16. Dikenal bijaksana, nama Wu sang miliarder sempat salah eja dalam daftar orang terkaya Tiongkok. Ia dikira adalah pria. Hal ini terjadi karena kurangnya informasi publik. Dan ketika ditanyai mengapa ia memilih menghindari publisitas, Wu memberikan jawaban: “Yah, saya tidak punya apa-apa untuk dibicarakan. Saya hanya orang yang fokus pada bisnis saya sendiri.”