Seekor Lintah Bersarang di Tenggorokan Seorang Pria, Dokter Duga Penyebabnya Karena Minum Ini


SURATKABAR.ID – Astaga! Bagaimana rasanya jika ada seekor lintah yang bersarang di tenggorokan Anda? Ya, tentu akan aneh sekali dan berbahaya. Hal ini betul-betul dialami oleh seorang pria asal Negeri Tirai Bambu. Pasien bernama Li itu menjalani pemeriksaan medis setelah merasakan ada hal yang aneh di tenggorokannya. Hingga akhirnya dokter berhasil mengeluarkan seekor lintah dari tenggorokan pria yang sudah berumur itu.

Seperti dikutip dari reportase Grid.ID, Jumat (01/03/2019), seekor lintah berukuran sedang hingga ke cukup besar telah ditarik keluar dari leher pasien Li tersebut. Awalnya, sudah selang lebih dari dua bulan Li merasakan gatal yang tak lazim di lehernya.

Dan akhirnya, lintah sepanjang 10 cm tersebut berhasil ditarik keluar dari dalam tenggorokan. Rupanya selama ini, lintah alias Hirudinea yang termasuk ke dalam kelas dari anggota hewan tak bertulang belakang dalam filum Annelida ini telah terus bertumbuh dan hidup di tenggorokannya!

Sebelumnya, Li telah berusaha untuk mengobati lehernya yang gatal tersebut. Namun bukannya menghilang, gatal itu malah terus terasa. Apalagi selama dua bulan terakhir, ia jadi sering batuk-batuk dan mengeluarkan darah.

Selama ini semua dokter salah mendiagnosa penyakit pasien itu. Namun, misteri di balik batuk kronis pria berusia 60 tahun itu baru terpecahkan setelah dirinya mengunjungi Rumah Sakit Pengobatan Tradisional China di Xingwen, kota Yibin.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ternyata Ini Manfaat Pare Bagi Kesehatan

Di sana, dokter Zhang Dadong lantas melakukan prosedur endoskopi dan segera menemukan adanya seekor lintah di tenggorokan Li. Namun, hewan licin itu amat sulit diambil. Akhirnya dokter Dadong meminta bantuan koleganya untuk menenangkan lintah itu dengan menggunakan bius aerosol.

Setelah lintah tersebut terkena pengaruh bius, dokter Zhang Dadong berhasil mengambil hewan itu dengan menggunakan tang.

Karena Minum Air Mentah

Kemungkinan besar, Li yang berasal dari desa Daba itu menelan telur lintah saat minum air mentah. Larva lintah tersebut kemudian bersarang di tenggorokannya dan memakan darah Li selama dua bulan. Selama dua bulan, hewan itu terus saja hidup dan bertumbuh hingga ukurannya mencapai 10 cm.

Usai beres menangani pasien ini, dokter Zhang Dadong menyarankan kepada para warga agar selalu memasak air minum terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Hal ini tak lain demi untuk menjaga keselamatan mereka.

Binatang lintah yang merupakan anggota jenis cacing ini diketahui tidak mempunyai rambut, parapodia dan seta. Lintah atau pacet ini merupakan contoh dari Hirudinae. Dan diketahui, tempat hidup hewan ini pun beragam. Ada yang berada di air tawar, air laut, hingga di darat.