Blak-blakan! Putra Mbah Moen Ungkap Capres-Cawapres yang Dido’akan Sang Ayah


SURATKABAR.ID – KH Najih Maimoen Zubair yang merupakan putra dari Hadrotus Syaikh KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) menegaskan, ayahnya selama ini kerap mendoakan Prabowo Subianto agar menjadi memimpin Indonesia. Doa tersebut sering dilantunkan oleh Mbah Moen. Hal itu diungkapkan secara blak-blakan saat acara Haul Akbar Masyayikh dan Habaib se-Madura di Kabupaten Sampang, Madura, digelar pada Selasa (26/02/2019) malam.

Seperti diketahui, Prabowo Subianto beserta Sandiaga Salahuddin Uno merupakan calon presiden dan calon presiden nomor urut 02 untuk Pilpres 2019 April mendatang.

“Segala upaya paslon 01 yang dipaksakan tapi semua digagalkan oleh Allah SWT. Bahkan ayah saya mendoakan Bapak Prabowo beberapa kali. Beberapa kali lho,” beber pria yang kerap disapa Gus Najih itu dalam keterangan pers yang diterima dari Tim Media Center Prabowo – Sandi, Rabu (27/02/2019). Demikian sebagaimana dilansir dari Kumparan.com.

Pada kesempatan tersebut, Gus Najih pun meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk ikut berjuang memenangkan Prabowo-Sandiga Uno pada Pilpres 2019.

“Ingat, kita semua umat Islam di Indonesia jangan sampai salah pilih pemimpin pada tanggal 17 April besok. Kita harus berjuang bersama Prabowo-Sandi. Insyaallah Indonesia mendapatkan pemimpin yang baik, yang amanah, yang membuat Indonesia sejahtera,” tandas Gus Najih yang juga aktif dalam Aksi 212 ini.

Baca juga: Beredar Isu yang Resahkan Pengusaha, Wiranto: Pilpres 2019 Akan Aman

Menurut pengakuannya, ada banyak kiai dan ulama di Indonesia yang telah diberi petunjuk oleh Allah SWT untuk memilih pemimpin yang terbaik untuk Indonesia. Hasilnya, tak sedikit dari para kiai itu yang menyatakan sosok Prabowo merupakan orang yang tepat.

“Kiai Thaifur Ali Wafa diberi petunjuk oleh Allah, bahwa kalau Indonesia dipimpin oleh Pak Prabowo maka Indonesia bisa sakinah diturunkan oleh Allah, Indonesia diberi ketenangan oleh Allah, tapi kalau bukan Prabowo maka menjadi kocar kacir dan babak belur,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Najih pun merasa gembira karena para kiai, ulama, dan habaib telah bersatu demi memenangkan Prabowo. Harapannya, Prabowo dapat mengemban amanah yang telah diberikan oleh para ulama.

“Inilah kegembiraan saya, bahwa persatuan Islam sudah terlihat, dan kita harapkan Pak Prabowo memegang amanah ini, amanah para habaib, ulama, dan kiai. Ulama-ulama alhamdulillah sudah mendukung mereka istikharah,” tukasnya.

“Allahu Akbar, Prabowo-Sandi presiden dan wakil presiden, Indonesia menang umat senang, Indonesia Jaya masyarakat Indonesia hidup tenang,” pungkasnya.

Beda Politik Anak Mbah Moen

Mbah Moen mempunyai 10 anak dari dua istri. Sebagian besar anak mempunyai jabatan politik sebagaimana Mbah Moen yang menjabat Ketua Majelis Syariah Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Di antara 10 anak Mbah Moen yaitu Majid Kamil Maimoen (Gus Kamil) dan Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin, sekarang Wagub Jateng) yang mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Sedangkan Muhammad Najih Maimoen (Gus Najih) dan Muhammad Wafi Maimoen (Gus Wafi) diketahui mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dari 10 anak Mbah Moen, Gus Wafi dan Gus Najih memang dikenal punya pandangan politik berbeda. Gus Najih disebut sudah mendukung Prabowo sejak lama. Sedangkan Gus Wafi yang baru kembali ke Indonesia di tahun 2004 juga mendukung Prabowo.

Sebelumnya, diketahui bahwa Gus Wafi lebih banyak menghabiskan waktu di Timur Tengah untuk merampungkan studi di Damaskus, Suriah dan Zamalek, Kairo, Mesir.

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.id
Jika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?
Klik 'Vote!' untuk melihat hasil polling sementara.