Ungkap Kedekatan dengan Jokowi Tapi Ngaku Lebih Kenal Prabowo, Luhut Mulai Buka-Bukaan


SURATKABAR.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan buka-bukaan mengenai kedekatannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Komandan pertama Detasemen Penanggulangan Teror (Gultor) 81 Kopassus ini menyebut ia sudah kenal Jokowi sejal 12 tahun lalu.

Luhut, seperti yang dihimpun dari laman CNNIndonesia.com, pada Minggu (24/2/2019), menceritakan bagaimana posisinya dengan Jokowi saat ini berbanding terbalik. Dulu, Luhut menyebut, Jokowi bahkan sempat datang ke kantornya.

Ketika berkunjung, mantan Wali Kota Solo tersebut sampai harus menunggunya selesai rapat untuk bisa bertemu. Namun saat ini kondisinya terbalik. Luhutlah yang sekarang harus menunggu Jokowi selesai rapat jika ingin menemuinya.

“Dia dulu kalau datang ke kantor saya, dia yang nunggu. Saya bilang, ‘Mas tunggu sebentar saya masih rapat’. Iya, true story, enggak ada bohong. Ya, sekarang terbaliknya saya yang nunggu. Itu mystery of life,” tutur Luhut ketika berpidato di Hotel Alila, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2) kemarin.

Selain itu, Luhut juga mengenang seperti apa kedekatan dirinya dengan sosok Jokowi ketika itu, sampai ia memanggil Jokowi dengan sebutan ‘mas’. “Saya panggil dia ‘mas’. Sekarang enggak ‘mas’ lagi, ‘pak’ manggilnya,” tutur Luhut disambut tawa dari bangku para hadirin.

Baca Juga: Rencana Perwira TNI Masuk Jabatan Sipil, Luhut: Coba Dijelaskan Keberatannya di Mana?

Mengaku tidak iri dengan jabatan yang dipegang Jokowi saat ini, Luhut mengungkapkan itulah misteri dalam kehidupan. “Ya, kita harus terima juga itu, kalau sekarang tiba-tiba beliau naik, ya yang lain terima, hormatlah. Ya saya kan bintang empat, jenderal, gagah, duit punya. Apa lagi?” kelakar Luhut.

Dalam kesempatan tersebut, Luhut juga mengaku heran dengan begitu banyak orang yang masih saja menjatuhkan Jokowi dengan menyebarkan berbagai isu. Mulai dari julukan PKI hingga cap anti ulama yang disematkan pada Jokowi.

Menyoal hal tersebut ia mengungkapkan bahwa Jokowi pernah curhat padanya terkait masalah ini. “Dia pernah ketemu sama saya itu di mobil. Duh gila. (Kata Jokowi), ‘saya ini kan waktu PKI ada baru empat tahun, kapan saya PKI-nya? Saya PKI balita dong,’,” Luhut menirukan pernyataan Jokowi.

Selain menyinggung kedekatannya dengan Jokowi, Luhut juga sempat mengungkap sedikit kedekatannya dengan Calon Presiden nomor urut 02. “Saya dua-dua pasangan ini saya kenal baik. Saya jujur lebih kenal yang sebelah (Prabowo) sana daripada Pak Jokowi,” tutur Luhut blak-blakan.

Diketahui, Luhut dan Prabowo sama-sama berasal dari Kopassus TNI AD. Keduanya bahkan merupakan pelopor terbentuknya Sat Gultor 81 tahun 1981. Ketika itu Luhut dipercaya menjadi komandan pertama pasukan siluman tersebut, sementara Prabowo sebagai wakil komandannya.

Lalu di dunia politik, keduanya juga sama-sama bergabung dengan Partai Golkar. Namun, jika Luhut masih bertahan di Golkar, Prabowo memilih hengkang dan membentuk Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada tahun 2008 lalu.

Atas kedekatannya itulah, Luhut mengaku masih sering bertemu Prabowo sekedar berdiskusi atau makan bersama. Setahun lalu, ia juga sempat berbicara pada Prabowo terkait pencalonan dirinya di Pilpres 2019. Ketika itu ia tak melarang Prabowo maju capres selama tidak membawa-bawa isu agama.

“Saya bilang maju saja, hajar saja maju. Tapi jangan gunakan agama, karena itu sangat personal,” ungkap Luhut.