Wow! Menambah Durasi Tidur Ternyata Punya Beragam Manfaat


SURATKABAR.ID – Durasi tidur yang disarankan para ahli kesehatan adalah antara 7 hingga 8 jam. Jika jam tidur yang cukup terpenuhi, tentu akan memberikan manfaat menyehatkan bagi tubuh. Lantas bagaimana jadinya jika kita menambah waktu tidur dari jumlah yang seharusnya?

“Kualitas tidur yang buruk serta durasi tidur yang pendek berkaitan dengan terjadinya serangkaian penyakit. Termasuk tekanan darah tinggi atau hipertensi, diabetes, dan depresi,” jelas dr. Nitish Basat Adnani BMedSc MSc dari KlikDokter, dikutip dari JPNN.com, pada Selasa (19/2/2019).

“Sebagai contoh, waktu tidur yang kurang dapat mempengaruhi kemampuan tubuh menggunakan hormon insulin, yang kemudian dapat menyebabkan terjadinya diabetes,” imbuhnya memberikan contoh risiko kesehatan jika kurang tidur.

Lalu Apa Jadinya Jika Kita Menambah Jam Tidur?

Dilaporkan BBC, rupanya dengan menambah jam tidur kita bisa mendapatkan beragam manfaat kesehatan. Mulai dari merasa lebih baik, memiliki banyak energi, bisa lebih mudah mencari ide-ide brilian, dan berdiskusi dalam tim.

“Anda akan merasa lebih baik, memiliki lebih banyak energi, memiliki ide-ide yang lebih baik, dan Anda akan berkontribusi pada tim atau organisasi dengan cara yang lebih baik,” ungkap associate professor of neurology yang berspesialisasi dalam obat tidur dan gangguan tidur di Universitas Johns Hopkins, Rachel Salas.

Baca Juga: Jangan Lama-Lama! Ternyata Ini Waktu Tidur Siang yang Ideal

“Suasana hati huga akan menjadi lebih baik. Anda akan memiliki alasan yang lebih baik untuk terlibat dan berbagi ide dengan orang lain. Sementara itu, jika kekurangan tidur, Anda mungkin mendapati berat badan bertambah dan kantung mata akan terlihat jelas,” tambahnya lebih lanjut.

Dengan landasan tersebut, BBC menggelar penelitian terkait penambahan durasi tidur. Bekerja sama dengan Sleep Research Centre University of Surrey, BBC memantau manfaat di balik penambahan jam tidur selama satu jam.

Hasilnya, siapa yang menyangka jika hal tersebut ternyata memang dapat meningkatkan ketangkasan mental dari para peserta penelitian ketika dihadapkan dengan tes komputer.

Sementara itu, dalam penelitian lain ditemukan fakta baru. Bahwa mengoptimalkan jam tidur artinya lebih dari sekedar menambahkan satu jam ekstra untuk tidur. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, siswa yang tidur selama 8 jam bisa mendapatkan hasil lebih baik dalam ujian akhir.

Tak berbeda, penelitian yang dilakukan University of Michigan mengungkap bahwa kurang tidur bisa mempengaruhi memori dan produktivitas di berbagai bidang kegiatan. Seperti misalnya memanggang hingga tindakan operaso.

1 Jam Ekstra atau Jadwal Tidur Konsisten, Mana yang Lebih Baik?

Jawaban dari pertanyaan, mana yang lebih baik antara tidur dengan menambah durasi 1 jam ekstra ataukah jadwal tidur yang konsisten, adalah tidur dengan waktu yang konsisten setiap hari. Rupanya pola tidur yang teratur juga memiliki dampak positif.

Mereka yang memiliki jadwal tidur tidak teratur, 45 persen lebih berisiko terkena penyakit jantung coroner. Selain itu, dengan tidur tak teratur membuat ritme internal tubuh menjadi tak baik dan menyebabkan menurunnya kemampuan kognitif dan emosi.

Meski demikian, tak ada salahnya Anda menambah jam tidur selama 1 jam setiap harinya. Dengan begitu Anda akan lebih ‘menghormati’ ritme tubuh. Yang lebih penting, Anda harus tahu seberapa lama jam tidur yang Anda butuhkan untuk membuat tubuh segar dan bugar.