Geger Video Caleg PDIP Injak-Injak Sajadah, Ternyata Begini Faktanya


SURATKABAR.ID – Calon anggota legislatif DPRD DKI Jakarta dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Doddy Akhmadsyah Matondang akhirnya mengunggah sebuah video berisi permintaan maaf melalui akun media sosial Instagram pribadinya.

Dalam unggahan tersebut, dilansir dari Kumparan.com, Rabu (20/2/2019), Doddy memberikan klarifikasi terkait aksinya yang bikin warganet jengah. Ia mengaku khilaf dan tak bermaksud menginjak sajadah saat senam. Pasalnya pengurus musala sebelumnya mengatakan sajadah itu bekas dan tak lagi dipakai.

Namun demikian isu mengenai dirinya yang menginjak-injak sajadah masih saja digodok oleh lawan politiknya. Di media sosial, ada politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean dan politisi PKS Jazuli Juwaini yang mengkritisi hal tersebut. Kedua politikus ini bahkan keras mengecam tindakan Doddy.

Isu mengenai sajadah yang diinjak-injak caleg PDIP tersebut terus meluas dan semakin panas diperbincangkan. Ketika dilakukan pengecekan langsung ke lokasi digelarnya senam sehat yang diikuti Doddy di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, terungkaplah fakta mengejutkan.

Ketika tim Kumparan tiba di lokasi, Rabu (20/2), sekitar pukul 13.00 WIB, tim menemui Ketua Musala Nurul Iman Barnas Alffandi. Musala tersebut terlihat tak berbeda seperti yang tampak dalam video viral tersebut.

Baca Juga: Komentar Nyelekit Demokrat Terkait Kader PDIP yang Korupsi Rp 5,8 T

“Jadi itu sebenarnya bukan sejadah. Kan kalau sejadah itu yang kalak gitu (sajdah satuan), itu cuma karpet dipotong-potong. Sudah rusak memang, sudah jelek. Dan waktu itu dipakai buat nutupin kaca. Kan musala lagi dibangun, nih,” jelas Barnas.

Barnas memastikan bahwa karpet yang diinjak-injak ketika senam sehat itu sudah tak lagi dipakai karena memang bekas. Ia menyebut, lantaran sudah usang dan kotor karpet tersebut sengaja diletakkan di luar musala. Bahkan jamaah lain juga menginjak-injak karpet tersebut ketika akan memasuki musala.

“Kan karpet itu basah, kena cat, rusak, udah jeleklah. Kita jemur di depan. Nah, pas Minggu itu (oleh) panitia penyelenggara (karpet) dipakai buat senam ibu-ibu itu,” jelas Barnas mengenai fakta sebenarnya di balik kejadian yang viral di media sosial tersebut.

Terkait senam sehat sendiri, Barnas mengungkapkan bahwa pihak musala sama sekali tak ikut terlibat dalam penyelenggaraannya. Ada pun acara digelar warga sekitar dan dilakukan di luar musala. Dan menyoal musala yang ikut masuk ke dalam video hanya merupakan faktor ketidaksengajaan belaka.

View this post on Instagram

Assalammualaikum wr.wb, Kepada seluruh saudara/i umat muslim, mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas kekhilafan saya, demi Allah saya tidak sengaja dan tidak sadar atas apa yang saya lakukan di video senam yg viral dlm bbrp hari ini. walaupun sdh ada beberapa klarifikasi dari pihak tokoh masyarakat, panitia acara dan juga pengurus musholla yg dekat dgn lokasi acara yg mengatakan bahwa itu adalah karpet yg sdh tidak dipakai lagi, tapi tetap saya akui bahwa itu adalah kesalahan saya krn tidak teliti dan berhati-hati dalam melangkah dan beraktivitas. sekali lagi mohon maaf, dan saya yakin ini jadi pembelajaran yang sangat berharga buat saya, terima kasih, Wassalamualaikum Wr.Wb

A post shared by DODDY AKHMADSYAH MATONDANG (@doddyakhmadsyah) on