ISIS Makin Terjepit, Berapa Luas Wilayah yang Kini Mereka Kuasai di Syria?


SURATKABAR.ID – Mike Pence selaku Wakil Presiden Amerika Serikat berjanji kelompok ISIS akan terus diburu, meski pasukannya ditarik dari Syria (Suriah). Dan sekarang, anggota ISIS di negara itu tengah menghadapi kehilangan sisa wilayah terakhir mereka.

“AS akan terus bekerja dengan semua sekutu untuk memburu ISIS yang tersisa di mana pun dan kapan pun,” tukasnya, dalam Konferensi Keamanan Munich, seperti diwartakan kantor berita Prancis, Agence France-Presse (AFP), Sabtu (16/02/2019). Sebagaimana dikutip Kompas.com, Minggu (17/02/2019).

Diketahui sebelumnya, ISIS telah dipojokkan pada sebidang tanah kekuasaan mereka yang tersisa dalam pertempuran di Suriah.

Diperkirakan, kekalahan terakhir mereka akan segera terjadi. Begitu dikalahkan, AS akan segera menarik pasukannya. Hal ini tepat seperti yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada Desember lalu.

Lalu, berapa sisa wilayah tersisa yang dikuasai ISIS di Syria saat ini? Berdasarkan laporan CNN, kini ISIS menguasai wilayah di Suriah seluas 700 meter persegi. Hal ini dinyatakan langsung oleh Chia Kobani selaku komandan Pasukan Demokratik Suriah yang didukung oleh AS (SDF).

Baca juga: Syria Akan Serang Israel Jika DK PBB Masih Acuh Tak Acuh

Sebagai informasi, pada puncak kekuasaannya, ISIS pernah mengendalikan area seluas Inggris Raya dan memerintah lebih dari 10 juta orang.

SDF melancarkan serangan akhir pekan lalu untuk mengusir ISIS dari kantong terakhirnya di kota kecil Baghouz Al-Fawqani, di bagian timur negara tersebut.

Kendati anggota ISIS hanya memiliki wilayah tersisa sebagai pijakan akhir, namun telah memperlambat serangan pasukan agar menghindari jatuhnya korban sipil yang ditahan ISIS.

SDF juga bertindak hati-hati demi membebaskan tahanan yang ditawan ISIS. Sejauh ini, ada 10 tawanan yang bisa dibebaskan dalam beberapa hari terakhir.

“Beberapa orang mungkin terkejut Baghouz belum jatuh, tapi penembakan telah berhenti,” ujar Kobani.

“Kami bergerak dengan hati-hati karena ada ribuan warga sipil ditawan sebagai perisai manusia,” tambahnya.

Dirinya yakin bahwa dalam beberapa hari mendatang, dunia akan menerima kabar tentang kekalahan ISIS. Meski ISIS sudah diperangi, SDF tak akan menghentikan kehadiran militer di lapangan.

“Kami akan pindah ke tahap selanjutnya, memerangi ISIS dan sel-sel tidurnya untuk mengamankan keamanan wilayah dan kehidupan masyarakat,” tambahnya kemudian.