Pembalap Nasional M Zaki Tewas Ditikam Orang Tak Dikenal di Kota Asalnya, Sahabat Ungkap Fakta Ini


SURATKABAR.ID – Berita duka datang dari dunia balap Tanah Air. Pembalap Nasional, M. Hasyim Zaki Adil alias M. Zaki meninggal dunia dengan cara mengenaskan. Ia menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal, pada Jumat (15/2) malam.

Terkait insiden tersebut, seperti dikutip Tribunnews dari Motorplush-Online, Sabtu (16/2/2019), Wahyu Aji Trilaksana, pembalap yang juga merupakan sahabat dekat M. Zaki buka suara. Ia menuturkan kronologi peristiwa tersebut.

Aksi penikaman berawal mula ketika M. Zaki tengah menyetting motornya. Rupanya ketika menyetting motor, pembalap M. Zaki sempat menyerempet seseorang. Diduga karena tidak terima diserempet, orang tak dikenal itu langsung mengejar Zaki dan melakukan penusukan dengan pisau.

“Zaki sedang nyetting motor, lalu ditusuk orang yang tidak dikenal,” jelas Wahyu ketika dimintai konfirmasi terkait latar belakang insiden penusukan yang dialami sahabat sekaligus rekan sesama pembalapnya tersebut.

Lantaran aksi penusukan tersebut, pembalap yang pernah unjuk gigi di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2015 di kelas Asia Production (AP) 250 cc tersebut meregang nyawa dengan cara mengenaskan.

Baca Juga: Pembalap MotoGP Banting Helm Buatan Indonesia, Kenapa?

Seperti yang disebutkan Wahyu, aksi penikaman terhadap M. Zaki terjadi di daerah asal pembalap dengan nomor start 32 tersebut, yakni di Bondowoso. “Kejadiannya di Bondowoso, Mas,” imbuh Wahyu lebih lanjut.

Pelaku di balik tewasnya M. Zaki, seperti yang dikutip dari Surya, telah diamankan oleh aparat kepolisian, pada Jumat (15/2) lalu. Hal tersebut seperti diungkapkan pihak Polres Bondowoso kepada pewarta.

Kasatreskrim Polres Bondowoso AKP Jamal mengungkapkan bahwa pelaku dalam kasus penikaman terhadap pembalap M. Zaki adalah Faesal Karim. Faesal disebutkan merupakan warga Desa/Kecamatan Tapen, Bondowoso.

Usai penangkapan pelaku, pihak Polres Bondowoso akan meneruskan proses pemeriksaan, baik terhadap saksi maupun tersangka. “Semalam sudah kami tangkap. Dan hari ini kami teruskan pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka,” tutur Jamal ketika dihubungi untuk dimintai klarifikasi kasus tersebut, Sabtu (16/2) kemarin.

Lihat videonya di bawah ini: