Menikah 100 Kali Tapi 99 Suaminya Meninggal di Malam Pertama, Ternyata Ada Benda Ini di Kemaluannya


SURATKABAR.ID – Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar seorang wanita menikah sampai 100 kali? Bukan sekadar kisah bualan, Putroe Neng merupakan seorang wanita ‘perkasa’ asal Aceh. Ia tak hanya mampu menumbangkan pria di medan peperangan, namun juga di atas ranjang.

Dalam sebuah novel karya Ayi Jufridar berjudul ‘Tatkala Malam Pertama Menjadi Malam Terakhir Bagi 99 Lelaki’, seperti dihimpun dari laman Tribunnews.com pada Jumat (1/2/2019), menguak kisah 100 lelaki malang yang pernah menjadi suami Putroe Neng.

Putroe Neng memiliki nama asli Nian Nio Lian Khie. Nama tersebut ia pakai sebelum akhirnya berpindah keyakinan setelah memeluk agama Islam dan dipersunting Sultan Meurah Johan. Putroe sendiri adalah komandan wanita dari Tiongkok. Pangkatnya pun tak main-main, Jenderal dari China Buddha!

Meurah Johan, suami pertama Putroe, merupakan pangeran yang berhasil menundukkan pasukan yang berada di bawah kepemimpinan sang istri di medan pertempuran. Namun sayang, tepat di malam pertama setelah pernikahan, Meurah tewas di ranjang dengan tubuh yang membiru.

Kematian Meurah sama sekali tidak direncanakan. Putroe Neng sendiri bahkan tak tahu menahu soal masalah tersebut. Kejadian serupa kembali berulang ketika pernikahan keduanya. Suami keduanya pun lagi-lagi tewas. Hal yang sama terus menghampiri 98 pria yang menikahi Putroe Neng selanjutnya.

Baca Juga: Mengulik Legenda Gang Dolly, Tak Banyak yang Tahu Sosok Dolly Sebenarnya. Siapa Dia?

Usut punya usut, penyebab kematian 99 suami Putroe Neng dikarenakan oleh ‘senjata tersembunyi’ beripa racun yang ditanamkan di organ pribadinya. Rupanya racun tersebut sengaja dipasang oleh sang nenek Putroe.

Adapun tujuan sang nenek melakukan hal tersebut adalah untuk mengantisipasi terjadinya pemerkosaanterhadap cucunya di masa-masa perang berkecamuk. Hingga akhirnya Putroe Neng menikah untuk yang ke-100 kali setelah dipersunting Syeikh Syiah Hudam.

Pria tersebutlah yang sanggup menarik racun di dalam tubuh sang istri. Mereka berdua pun dapat melalui malam pertama dengan penuh kebahagiaan. Namun sayang, meski di dalam tubuh Putroe tak lagi ada racun, pasangan ini tak dikaruniai keturunan satu pun.