Dikalungi Kain Putih Usai Sidang, Benarkah Dhani Dapat Serban Spesial Milik Gus Dur?


SURATKABAR.ID – Ada satu hal yang menyita perhatian ketika terdakwa dalam kasus ‘idiot’ pencemaran nama baik, Ahmad Dhani Prasetyo selesai menjalani sidang di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Arjuna, Surabaya. Ia menerima serban putih yang disebut merupakan milik Gus Dur. Benarkah?

Usai sidang kasus ‘idiot’ pencemaran nama baik, seperti yang dilansir dari laman Detik.com pada Kamis (14/2/2019), Ahmad Dhani di bawah pengawalan ketat dari para petugas kejaksaan sempat menghampiri peliput. Di kesempatan itu, ia beberapa kali berpose sambil mengacungkan salam 2 jari.

Ketika asyik bergaya di depan kamera, tiba-tiba muncul sesosok pria. Pria tersebut melangkah menghampiri suami Mulan Jameela tersebut dan langsung menyampirkan serban putih di leher Ahmad Dhani.

Usut punya usut, serban putih tersebut merupakan pemberian dari putra Pengasuh Pondok Pesantren KH Wahab Hasbulloh Tambak Beras, Jombang, KH Sholichul Aam Wahib Wahab atau yang lebih akrab disapa dengan panggilan Gus Aam.

Menanggapi hal tersebut, politisi Partai Gerindra, Siti Rafika Hardhiansari menegaskan bahwa kain putih yang dikalungkan di leher Ahmad Dhani bukanlah serban sembarang serban. Menurutnya, serban itu merupakan milik tokoh besar Nahdlatul Ulama (NU), almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Baca Juga: Soal Kasus Buni Yani dan Ahmad Dhani, Fadli Zon: Saya Kira Ini Ngawur

“Jadi selama ini Mas Dhani juga adalah orang NU, tadi Gus Aam terpanggil untuk memberikan serban yang notabene milik Gus Dur, yang diberikan oleh Gus Aam adalah cucu dari Kiai Wahab Hasbulloh,” jelas Rafika ketika dihubungi untuk dimintai konfirmasi, pada Kamis (14/2).

Wajah sumringah ketika dikalungi kain serban tak dapat ditutupi Ahmad Dhani. Gus Aam yang memberikan serban tersebut menjelaskan maksud dan tujuannya menyampirkan kain putih di leher Dhani. Ia menyebut, Dhani adalah warga NU yang punya andil dalam perjuangan Gus Dur.

“Saya sebetulnya tahu banyak tentang Mas Dhani, beliau ini orang Surabaya. Beliau juga warga Nahdlatul Ulama dan beliau ini salah satu yang membantu Gus Dur dalam memperjuangan NU di Indonesia,” jelas Gus Aam usai sidang Dhani, Kamis (14/2).

Tak hanya berkalung serban. Ahmad Dhani yang datang ke Pengadilan Negeri Surabaya dengan blangkon menutupi plontosnya, ketika melangkah keluar dari ruang sidang, ia sukses mengejutkan publik. Pasalnya di kepalanya bertengger peci sufi dengan tinggi lebih dari 12 cm.

Rupanya peci hitam tersebut juga disebutkan merupakan pemberian khusus dari Gus Aam, sang cucu dari salah satu pendiri NU, Kiai Wahab Hasbulloh. “Beliau juga memberikan peci sufi tadi,” pungkas Rafika tegas.