Inilah Tokoh Dibalik Pembebasan 10 WNI Dari Sekapan Abu Sayyaf


mantan-kepala-staf-kostrad-mayjen-purn-kivlan-zein

10 Warga Negara Indonesia (WNI) akhirnya dibebaskan dari tahanan kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina. Tanpa letusan senjata, dan tumpahan darah, ke 10 WNI bebas dengan mengandalkan negosiasi.

Dilansir dari detikcom, pembebasan WNI yang merupakan Anak Buah Kapal (ABK) tersebut sama sekali tidak melibatkan uang, padahal sebelumnya diketahui kelompok Abu Sayyaf meminta dana hingga sebesar US$ 1 juta.

Rupanya ada peran seorang negosiator handal, sehingga pembebasan 10 WNI tersebut berlangsung aman dan damai, padahal kabarnya dana pembebasan juga telah disiapkan oleh perusahaan tempat para ABK tersebut bekerja.

Adalah Mayjend (purn) Kivlan Zein yang menjadi salah satu negosiator yang selama ini banyak berperan dalam melakukan negosiasi dengan kelompok bersenjata yang terkenal kejam tersebut.

“Memang tidak ada pembayaran tebusan. Ini murni negosiasi,” ujar Kivlan pada Minggu (01/05).

Kivlan menjelaskan bahwa saat dilakukan negosiasi akhir, pihak perusahaan kapal Brahma 12, tempay ke 10 WNI tersebut bekerja, sebenarnya telah menunjuk seseorang bernama Budiman untuk membawa uang tebusan ke Filipina, namun pada akhirnya uang tersebut tidak terpakai.

“Uang dibawa oleh Budiman, namun tidak diserahkan. Uang itu akhirnya dibawa pulang kembali ke Indonesia,” jelasnya.

Lanjut ke halaman selanjutnya >>