Hal Ini yang Diunggulkan Jokowi di Debat Pilpres Ronde Kedua


SURATKABAR.ID – Menjelang debat kedua Pilpres pada 17 Februari 2019 mendatang, Ir Joko Widodo selaku calon presiden nomor urut 01 telah melakukan sejumlah persiapan diri. Ada pun untuk tema debat ronde kedua akan berkenaan dengan isu energi, pangan, infrastruktur, sumberdaya alam serta lingkungan hidup. Debat akan dilakukan antar calon presiden.

Menurut Juru Bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga, petahana akan memaparkan keunggulan yang sudah dikerjakannya sehubungan tema debat kedua. Salah satunya terkait isu lingkungan hidup. Jokowi disebut memerhatikan keberadaan hutan sosial di berbagai daerah Nusantara.

“Yang pasti lingkungan hidup iya, sekarang banyak adanya hutan sosial, itu bagaimana lingkungan hidup di manfaatkan,” ujar Arya di Jakarta, Senin (11/02/2019) malam, dikutip dari reportase OkeZone.com, Selasa (12/02/2019).

Selain ungggul di isu lingkungan hidup, petahana juga mempunyai keunggulan di sektor energi. Hal ini dapat dilihat dari kepemilikan saham Indonesia atas Freeport, Blok Mahakam, dan juga sumber energi yang lain.

“Yang akan jadi unggulan kita lagi yakni energi juga ya, seperti Freeport diambil, Mahakam diambil, itu kan semakin jelas, dalam arti dikuasai bangsa kita, itu jadi keunggulan kita juga,” beber Ketua DPP Perindo tersebut.

Baca juga: Jokowi Sebut Isu APBN Bocor Meresahkan, BPN Bilang Itu Kenyataan

Arya lantas mengimbuhkan bahwa segala keberhasilan yang sudah dicapai oleh Jokowi akan dipaparkan dengan lengkap di debat kedua 17 Februari mendatang. Petahana juga akan membicarakan berbagai program untuk bangsa RI ke depannya.

“Pasti, setelah kita cerita mengenai keberhasilan kita, ke depan akan ngomong apa,” tukas Arya.

Sebagaimana diketahui, debat kedua antar capres akan disiarkan secara langsung di RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews TV. Debat kali ini akan berlangsung tanpa kisi-kisi pertanyaan. Para panelis juga ditentukan sendiri oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pesan Kebhinekaan dari Christine Hakim

Lebih lanjut, dalam pertemuan dengan warga negara Indonesia pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin di South Philly, Philadelphia, Amerika Serikat, Christine Hakim menyampaikan langsung sebuah pesan kebhinekaan. Aktris senior Indonesia itu mengatakan, WNI di luar negeri diharapkan bisa berperan aktif dalam pemilu ini.

“Karena Jokowi, yang jauh menjadi dekat. Jokowi menjadi benang merah yang menyatukan kita. Merajut masa depan bersama untuk Indonesia lebih baik, Indonesia Maju,” tutur Christine Hakim, Minggu (10/02/2019) waktu setempat.

Pertemuan selama tiga jam tersebut berlangsung hangat. WNI setempat mengungkapkan kegundahannya terhadap kinerja Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) di Amerika Serikat. Saat ini ada 500–600 WNI di Philadelphia yang belum mendapat konfirmasi masuk Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan Hasil Luar Negeri (DPTHPLN). Satu orang sudah mendapat surat klarifikasi, sementara beberapa yang lainnya tidak.

Warga mulai gelisah akan terjadi kecurangan. Pasalnya pada Pilpres 2014, pemilih Jokowi-Jusuf Kalla di Pantai Timur Amerika Serikat saja sudah mencapai 93 persen. Mereka mengharapkan kejelasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam mengurus daftar pemilih.

Rombongan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin yang datang pada Minggu sore lalu terdiri dari mantan menteri perdagangan Muhammad Lutfi, aktris legendaris Christine Hakim dan Wakil Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan Lathifa al Anshori.

Di akhir sesi, Christine Hakim menanggapi masalah semakin tingginya intoleransi di Indonesia. “Urusan kita sama Tuhan itu urusan kita masing-masing. Tapi masalah kebinekaan itu harus kita jaga bersama-sama,” tukasnya.

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.id
Jika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?
Klik 'Vote!' untuk melihat hasil polling sementara.