Terkuak! Ini Alasan Ahok BTP Mantap Gabung PDIP


SURATKABAR.ID – Basuki Tjahaja Purnama alias BTP akhirnya buka-bukaan usai resmi bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Pria yang baru saja bebas dari penjara pada 24 Januari lalu ini menyatakan hal tersebut di kantor DPD PDIP Bali di Denpasar, pada Jumat (8/2).

Ahok, panggilan lain BTP, terlihat bersama Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Cok Ace. Turut hadir, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, Ketua PDPR Denpasar Gusti Ngurah Gde Agung dan lainnya.

Seperti yang dihimpun dari laman JPNN.com, pada Sabtu (9/2/2019), Selama tidak kurang dari satu jam, Ahok dan para petinggi PDIP di Bali tersebut menggelar pertemuan tertutup. Ketika keluar dari ruangan, Ahok pun tidak banyak mengeluarkan kata-kata.

“Kebetulan saya hanya mau jalan-jalan saja, wajar kan, setelah lama dikurung, saya ingin jalan-jalan selama dua setengah bulan,” ungkap salon suami dari mantan anggota Polisi Wanita Puput Nastiti Devi tersebut, Jumat (8/2).

Pada saat disinggung terkait keterlibatannya dengan PDIP, BTP mengulaskan senyuman dan memberikan jawaban singkat. “Ya, memang karena segaris dengan ideologi saya,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Baca Juga: Respons Pedas Golkar Tanggapi Ahok yang Lebih Memilih Gabung dengan PDIP

Sementara itu, Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama yang juga merupakan Dewan Pertimbangan PDIP Bali menyatakan bahwa BTP sudah resmi menjadi anggota PDI Perjuangan. “Dia sudah punya kartu PDI Perjuangan mulai tanggal 26 Januari. Sudah resmi,” tuturnya.

Terkait kehadiran BTP di Pulau Dewata, Adi mengatakan sebagai anggota PDI Perjuangan, BTP tentu ingin bersilaturahmi dengan anggota-anggota PDIP Bali. “Jadi sambil beliau ebrkeliling. Artinya bersilaturahmi ke kantor PDIP Bali, sebagai satu wadah dengan kami di PDI Perjuangan,” pungkasnya.

Menanggapi bergabungnya Basuki Tjahaja Purnama ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), kubu Golkar melalui Ketua DPP Ace Hasan Syadzily buka suara. Ia dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya menghormati keputusan yang diambil oleh BTP.

“Kami menghormati pilihan politiknya Pak Ahok. Pilihan itu sudah kami duga. Semoga Pak Ahok konsisten di PDIP. Pak Ahok kan pernah menjadi kader Partai Golkar dan sebelumnya pernah aktif di Partai Indonesia Baru (PIB),” ujar Ace, Jumat (8/2), dikutip dari Detik.com.