Dahsyat! Mode Siluman Hingga Sonic Weapon, Begini Canggihnya Teknologi Militer Masa Depan


SURATKABAR.IDPembuatan senjata selama lebih dari seabad ini telah mengandalkan prinsip ilmiah konvensional dan industri berat. Namun seiring berjalannya waktu, masyarakat modern telah mencapai titik penting di mana teknologi akan menggantikan seluruh peralatan senjata kuno. Sehingga perkembangn teknologi militer masa depan disinyalir akan semakin canggih.

Menukil reportase SindoNews.com, Jumat (08/02/2019), seperti apa dahsyatnya? Simak ulasan mengenai 10 teknologi militer yang diperkirakan berkembang cepat di masa depan.

1. Teknologi Mode Siluman

Tingkat utama ialah teknologi untuk menyembunyikan pesawat terbang, rudal dan satelit dari metode deteksi. Contohnya seperti radar, inframerah serta metode deteksi lainnya. Kini, para ilmuwan tengah mengembangkan sebuah pesawat yang mengurangi kemungkinan terdeteksi dengan mengarahkan kembali radiasi elektromagnetik dari radar.

Ini merupakan teknologi militer masa depan yang penting. Dan tentu saja, keberadaannya dapat sepenuhnya mengubah masa depan.

Baca juga: Potret-potret Miris dari Lokasi Pengembangan Senjata Nuklir

2. Senjata Antimateri

Senjata antimateri ialah senjata teoretis yang menggunakan antimateri sebagai sumber kekuatan dan bahan peledak untuk senjata. Angkatan Udara AS telah mendanai proyek ini dari banyak aplikasi destruktif yang akan memiliki energi lebih eksplosif dibandingkan dengan reaktor fusi.

Hanya setengah gram antimateri dapat menghasilkan tenaga yang setara dengan Bom Atom Hiroshima. Jika memang demikian, bisa dibayangkan kekuatan yang dihasilkan oleh satu kilogram antimateri.

3. Drone Tanpa Awak

Pernahkah Anda membayangkan pesawat tak berawak terbang lebih dari 4.000 mil per jam di ketinggian lebih dari 100.000 kaki? Saat ini, drone tersebut sedang dalam pengembangan dan diperkirakan akan diperkenalkan ke dunia sebelum 2020.

Di luar aplikasi militer, drone ini dapat digunakan dalam berbagai aplikasi seperti pemantauan kerumunan massa, deteksi kebakaran hutan, operasi penyelamatan dan patroli perbatasan.

4. Nanobot Healers

Selama perang, tentara harus sehat secara fisik dan mental. Berdasarkan statistik yang ada, sejumlah besar tentara diusir dari perang karena sakit. Dalam perang, sebagian besar prajurit juga meninggal karena penyakit, bukan oleh musuh.

Sehingga beberapa tahun lalu, telah diciptakan nanobot hidup di dalam tubuh prajurit yang bisa mendiagnosis penyakit. Setelah suatu penyakit terdeteksi, nanobot mulai mendiagnosisnya.

Para ilmuwan DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency) AS sedang mengerjakan proyek ini untuk meningkatkan efisiensi setiap prajurit.

5. Hellads

Sistem Pertahanan Area Laser Cair Berenergi Tinggi (Hellads) merupakan sistem laser dalam pengembangan yang kuat untuk menembak jatuh rudal dan roket. Proyek ini didanai oleh sebuah lembaga penelitian DARPA Pentagon.

Jenis senjata laser yang serupa pertama kali diuji oleh Israel pada 2004. Senjata ini dapat menghasilkan 150 kW yang bisa menembak jatuh rudal. Prototipe senjata jenis ini diharapkan bisa dibuat sebelum 2012. Saat ini senjata Hellads masih dalam tahapan pengembangan.

6. Senjata Plasma

Senjata Plasma adalah senjata teoretis menggunakan yang gas terionisasi energi tinggi sebagai sumber listrik. Plasma diproduksi oleh laser super panas dan perangkat frekuensi super tinggi. Senjata ini bisa sangat berbahaya karena memiliki kemampuan membakar atau bahkan melelehkan target. Masih belum ada contoh praktis dari senjata ini. Namun baru-baru ini Boeing telah mendanai pengembangan teknologi tersebut.

7. Railgun

Railgun atau General Atomics Blitzer merupakan peluncur proyektil elektromagnetik bertenaga listrik. Ia mempunyai dua rel penghantar yang melaluinya proyektil dipercepat melebihi kecepatan supersonik oleh efek elektromagnetik dan mengalir turun melalui rel pertama dan kembali sepanjang rel lainnya.

Pada 2008, Angkatan Laut AS menguji railgun yang mempercepat proyektil tujuh pon ke kecepatan hiper-sonik yaitu 8600 km/jam. Selain aplikasi militer, railgun juga dapat digunakan sebagai peluncuran pesawat ruang angkasa non-roket.

8. Advanced Uniforms

Seragam prajurit selalu menjadi faktor penting di setiap perang. Di masa depan, soal seragam tentu juga dirancang lebih maju—baik secara fisik maupun teknis.

Sebuah laporan menyebutkan, lebih dari 2500 tentara tewas antara medan perang dan rumah sakit. Hingga akhirnya dibentuklah sebuah tim gabungan ilmuwan. Saat ini mereka sedang mengembangkan seragam militer baru dengan sensor inbuilt yang dapat merasakan luka dan mengirimkan informasi pasien ke pusat medis terdekat.

Melalui komputer mini, seragam prajurit yang sudah diberi kekuatan khusus bisa segera memindai luka yang dialami.

9. Flybot

Dengan ukuran bug normal, flybot kecil dapat dikirim pada misi penyelamatan atau untuk menemukan bom kimia di daerah terpencil. Laboratorium Mikro robotika berbasis di Harvard telah menciptakan Mobee, sebuah flybot canggih.

Flybot memiliki berat sekitar sepersepuluh gram. Ia juga dilengkapi dengan baterai, mikroprosesor, sensor, dan pemancar. Sekarang sebuah tim ilmuwan sedang mengembangkan flybot yang ditenagai oleh sumber energi nuklir.

10. Sonic Weapon

Senjata sonik atau ultrasonik merupakan jenis senjata yang menggunakan suara untuk melukai atau membunuh lawan. Jenis senjata ini juga dikenal sebagai senjata energi langsung di mana microwave juga digunakan membunuh musuh.

Gelombang suara dengan daya sangat tinggi bisa sangat berbahaya bagi korban dan dengan mudah menghancurkan gendang telinga. Sebuah tes pada tikus menunjukkan bahwa senjata ini dapat merusak paru-paru dan hati pada 184 dB. Senjata ini digunakan secara terbatas oleh pasukan militer serta polisi karena saat ini para ilmuwan masih mengembangkan kekuatannya.