Pedas! Ketua PPP Tuding Kubu Prabowo-Sandiaga Nista Ulama, Soal Apa?


SURATKABAR.ID – M Romahurmuziy (Rommy) yang merupakan Ketua Umum PPP melontarkan kritik pedas kepada Kubu Prabowo-Sandiaga. Menurutnya, tim sukses capres-cawapres nomor urut 02 tersebut telah menghalalkan segala cara demi memenangkan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Hal ini temasuk dengan mengolok-olok dan menista ulama.

“Selain banyak sebarkan hoaks, kini pasangan calon 02 juga ramai menistakan ulama, termasuk melalui meme yang disebarkan melalui media sosial,” tegas Romahurmuziy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (04/02/2019). Demikian sebagaimana dilansir dari AntaraNews.com melalui Republika.co.id, Selasa(05/02/2019).

Dan contohnya yang terbaru, politikus yang akrab disapa Rommy itu menyebutkan bahwa cara timses pasangan calon 02 yang mengolok-olok doa yang disampaikan oleh KH Maimoen Zubair itu tidak patut.  Sebelumnya, Rommy juga menuding mereka telah mengedit video KH Ma’ruf Amin yang mengenakan baju koko menjadi mengenakan baju sinterklas.

Padahal, cicit pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah itu kemudian melanjutkan, Kiai Maimoen dan Kiai Ma’ruf sendiri diketahui merupakan ulama kiai sepuh.

“Katanya bela ulama, kiai paling sepuh pun kau nista dengan aneka meme dan cela,” tandas Rommy.

Baca juga: Datangi PT DKI Demi Ahmad Dhani, Fadli Zon Sebut Cari Keadilan Bukan Intervensi

Rommy juga menyatakan, sudah sejak lama dirinya melihat hal yang paradoks dari pasangan calon 02. Citra yang ingin mereka bangun malahan tak sesuai dengan kenyataan. Seperti citra pembela agama, tapi pada kenyataannya tak bisa membaca Al Quran. Selain itu ketaatan pada syariat Islamnya pun masih dipertanyakan.

“Katanya hasil ijtima’ ulama, tapi baca Quran pun dihindari dengan berbagai cara,” tukasnya kemudian.

Rommy lantas meminta masyarakat untuk bisa membedakan pasangan calon yang benar dekat serta membela ulama dan yang sebaliknya.

Puisi ‘Katanya Bela Ulama’ dan ‘Doa yang Tertukar’

Melansir Detik.com, Romi juga membuat puisi berjudul ‘Katanya Bela Ulama’. Puisi ini ditujukan Rommy kepada pihak-pihak yang disebutnya mempermainkan doa KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen.

“Itu puisi untuk yang mempermainkan doa Kiai Maimoen Zubair, dengan memotong dan membuat meme dan cuitan yang merendahkan martabat beliau,” sebut Rommy.

Diketahui, puisi Rommy berbicara soal pihak-pihak yang mengklaim membela ulama namun malah mempermainkan salah ucap dalam doa Mbah Moen. Puisi itu juga berbicara tentang pihak yang menghalalkan segala cara.

“Katanya bela ulama. Kiai paling sepuh pun kau nista,” tulis Rommy dalam puisinya.

Inilah puisi Rommy:

KATANYA BELA ULAMA

Katanya bela ulama
Kyai paling sepuh pun kau nista
Dengan aneka meme dan cela

Katanya bela agama
Tapi kau halalkan semua
Tuk gelapkan siang sebelum waktunya

Katanya hasil ijtima’
Baca Qur’an pun kau hindari dengan berbagai cara

Jadi sebenarnya kau makhluk apa?
Editan atau manusia

Sebelumnya, Fadli Zon juga membuat puisi berikut ini:

DOA YANG DITUKAR

doa sakral
seenaknya kau begal
disulam tambal
tak punya moral
agama diobral

doa sakral
kenapa kau tukar
direvisi sang bandar
dibisiki kacung makelar
skenario berantakan bubar
pertunjukan dagelan vulgar

doa yang ditukar 
bukan doa otentik
produk rezim intrik
penuh cara-cara licik
kau penguasa tengik

Ya Allah
dengarlah doa-doa kami
dari hati pasrah berserah
memohon pertolonganMu
kuatkanlah para pejuang istiqomah
di jalan amanah

Fadli Zon, Bogor, 3 Feb 2019

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.id
Jika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?
Klik 'Vote!' untuk melihat hasil polling sementara.