Singgung Kasus Ratna Sarumpaet, Jokowi: Saya Acungi Jempol


SURATKABAR.ID – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menyinggung kasus hoaks penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet. Hal tersebut ia ungkapkan ketika hadir di deklarasi dukungan alumni universitas se-Jawa Tengah di Kota Lama, Semarang, Jawa Tengah, pada Minggu (3/2) pagi.

Awalnya, seperti dilansir dari laman Kompas.com pada Minggu (3/2/2019), Jokowi membicarakan masalah hoaks yang akhir-akhir ini semakin marak beredar di publik luas. Ia membahas hoaks tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos.

Kemudian Jokowi menyinggung pernyataan yang dikeluarkan Prabowo Subianto terkait penggunaan berkali-kali selang cuci darah di RSCM. Baru ia bicara mengenai Ratna Sarumpaet yang kabarnya mendapatkan penganiayaan, namun rupanya lebam pada mukanya karena operasi plastik.

“Ada lagi yang katanya dianiaya, mukanya babak belur, lalu konferensi pers, menuduh-nuduh kita,” ujar Jokowi langsung disusul dengan suara riuh tepuk tangan dari para tamu acara deklarasi dukungan tersebut, Minggu (3/2).

Namun demikian, Jokowi malah secara terang-terangan memuji sosok Ratna Sarumpaet. Pasalnya, meski awalnya berbohong, ia tetap mengakui penyebab wajah lebamnya adalah karena operasi plastik dan bukan karena dianiaya oleh orang tak dikenal seperti yang disebarluaskan kubu Prabowo-Sandiaga.

Baca Juga: Terang-Terangan Ngaku Tak Ada Niat Jenguk Ratna Sarumpaet, BPN: Kami Jengkel Sekali

“Untungnya yang namanya Mbak Ratna Sarumpaet itu jujur. Saya kenal beliau lama. Beliau berani dan jujur sehingga ketika ramai, dia menyampaikan apa adanya. Saya acungi jempol ke Ratna,” Jokowi mengapresiasi tindakan Ratna.

Jokowi justru mempertanyakan pihak-pihak yang menyebarkan berita bohong bahwa Ratna telah dianiaya. “Yang gak benar itu yang ngabarin dianiaya. Itu maunya apa? Mau nuduh kita? Tapi masyarakat sudah cerdas dan pintar-pintar,” tegasnya.

Seperti yang diketahui, Ratna Sarumpaet kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Berkas perkara kasus yang berawal mula ketika foto wajah ibunda Atiqah Hasiholan tersebut bengkak dan tampak seperti babak belur pun sudah dinyatakan lengkap, dan akan segera menjalani sidang.

Narasi yang beredar pada Oktober 2018 lalu disebutkan bahwa Ratna telah dihajar habis oleh beberapa orang tak dikenal. Saat itu, Ratna menyebut dirinya tengah berada di Bandung, tepatnya di Bundaran Husein Sastranegara pada tanggal 21 September 2018.

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bahkan saat itu menggelar konferensi pers, di mana ia menyatakan rasa penyesalan mendalamnya mengenai penganiayaan terhadap Ratna Sarumpaet, yang ketika itu merupakan juru kampanyenya.

Baru belakangan, Ratna buka-bukaan mengungkapkan bahwa penganiayaan tersebut adalah kebohongan yang sengaja ia ciptakan khusus untuk keluarganya saja. Namun kebohongan itu malah meluas melalui sejumlah akun media sosial.