Mbah Moen Doakan Prabowo Presiden di Hadapan Jokowi, PPP Beri Pembelaan Begini


SURATKABAR.ID – Video KH Maimoen Zubair ketika duduk di samping Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendoakan Prabowo Subianto menuai polemik. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid (HNW) menegaskan doa Mbah Moen untuk Prabowo bukan kali ini saja.

Hal tersebut, seperti yang dihimpun dari laman Detik.com, diungkapkan HNW ketika ditemui di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta, pada Sabtu (2/2). Ia mengungkapkan, sebelumnya, tepatnya tahun 2018, Prabowo juga pernah mendapatkan doa dari Mbah Moen.

“Jadi memang ini unik, ya. Karena memang Pak Kiai Maimoen Zubair itu tahun 2018, ketika ditemui oleh Pak Prabowo, jadi Pak Prabowo sudah datang ke Mbah Moen pada 2018 dalam konteks pilpres. Dan waktu itu Mbah Moen juga mendoakan Pak Prabowo menjadi pemimpin Indonesia,” jelas HNW.

Sementara itu, Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy) sebelumnya juga telah memberikan klarifikasi terkait video tersebut. Ia menjelaskan bahwa Mbah Moen salah ucap. Selain itu, Rommy juga menyatakan Mbah Moen telah secara tegas mendukung Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

Terkait hal tersebut, HNW mengungkapkan, tidak menjadi persoalan bahwa Rommy mengeluarkan klarifikasi. Ia hanya menekankan bahwa Mbah Moen bukan sekali saja memanjatkan doa teruntuk Prabowo Subianto.

Baca Juga: Video Mbah Moen Doakan Prabowo Tuai Polemik, TKN: Logikanya Tak Akan Mungkin

“Ya, boleh-boleh saja beliau memberi klarifikasi semacam itu. Tapi bahwa Pak Kiai Maimoen Zubair mendoakan Pak Prabowo menjadi pemimpin bukan kali itu saja. Dari 2018 ketika Pak Prabowo datang ke Pak Kiai Zubair, Kiai Maimoen Zubair juga mendoakan Pak Prabowo,” ujar HNW kemudian.

Seperti diberitakan sebelumnya, momen tersebut berlangsung dalam gelaran acara ‘Sarang Berdzikir untuk Indonesia Maju’ yang diadakan di Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, Jumat (1/2). Dalam acara tersebut, Jokowi yang didampingi sang istri, Iriana, duduk di samping Mbah Moen.

Rommy sendiri mengirimkan video berisi klarifikasi Mbah Moen soal kesalahannya dalam pengucapan. Adapun klarifikasi tersebut langsung disampaikan Mbah Moen usai doa yang menyebutkan nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di samping Jokowi.

Hadza (ini) Pak Prabowo, laa (bukan) Pak Prabowo, ningo (Bahasa Jawa: tetapi) Pak Jokowi,” ucap Mbah Moen dalam video klarifikasi yang dikirimkan Rommy, pada Sabtu (2/2).

Kemudian, Mbah Moen sendiri langsung menegaskan dirinya memilih Jokowi. Ucapan sang kiai pun diamini oleh para santri yang hadir dalam acara tersebut.

“Pak Joko Widodo ahlii ikhtiyari (dia pilihan saya),” tutur Mbah Moen.

“Aamiin,” seru para santri serempak sembari bertepuk tangan.

Mbah Moen lalu menjelaskan soal salah ucap dalam doanya sebelumnya. “Jadi kalau saya luput (salah), sudah tua, saya umur 90 lebih,” jelasnya.

Mendengar pernyataan yang keluar dari mulut Mbah Moen, Jokowi di sampingnya terlihat tertawa kecil.

“Jadi dengan ini saya pribadi, siapa yang ada di samping saya nggak ada kecuali Pak Jokowi,” tambah Mbah Moen yang disusul anggukan kepala Jokowi.