Yusril Usir Anggota FPI dari PBB dan Tantang Rizieq Bentuk Partai Perlawanan


SURATKABAR.ID – Habib Rizieq Shihab selaku Imam Besar Front Pembela Islam‎ (FPI) mengeluarkan maklumat agar anggotanya keluar dari Partai Bulan Bintang (PBB). Hal ini lantas ditanggapi oleh Yusril Ihza Mahendra selaku Ketua Umum (Ketum) PBB. Dengan tegas, Yusril menyebutkan bahwa seruan Rizieq merupakan maklumat yang berisi‎ perintah untuk anggota FPI hengkang dari PBB. Sehingga dengan demikian, ia pun mempersilakan pengikut Rizieq untuk keluar dari partainya.

“Saya menjawab dengan tegas, saya minta semua anggota FPI yang menjadi pengurus dan caleg PBB agar keluar dari PBB,” ujar Yusril kepada awak media, Jakarta, Sabtu (02/02/2019). Demikian mengutip laporan OkeZone.com.

Kata pakar hukum tata negara tersebut, PBB merupakan partai yang berdaulat dan tak bisa didikte oleh siapapun—termasuk oleh Habib Rizieq Shihab.

Bahkan, Yusril juga menantang Habib Rizieq untuk membuat partai perlawanan,‎ jika memang dia mampu.

“Kalau Habib Rizieq mau mendirikan perlawanan, silakan saja bikin partai sendiri daripada mau mengobok-obok PBB dari dalam. Kita lihat saja nanti, mampu tidak Habib Rizieq bikin partai. Jangan hanya omong kosong saja,” tandas Yusril kemudian.

Baca juga: Yusril Sebut PBB Dukung Jokowi-Ma’ruf karena yang Paling Baik& Bermanfaat Bagi Umat Islam

Sebagai informasi, Habib Rizieq Shihab menyerukan kepada seluruh kader serta caleg PBB yang berasal dari FPI untuk mundur dari partai pimpinan Yusril. Dalam maklumat‎nya, Rizieq meminta agar anggotanya bergabung dengan Partai Islam atau membentuk partai perlawanan.

Tak hanya itu, ia juga menegaskan agar anggota FPI yang telah mendaftar menjadi caleg dari PBB untuk tidak berkampanye lagi. Menurutnya, dukungan anggotanya lebih baik dialirkan kepada caleg partai Islam yang mendukung hasil Ijtima Ulama II.

Habib Rizieq Shihab diketahui mengeluarkan maklumat tersebut setelah Yusril atas nama PBB resmi memutuskan ‎mendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019. Rizieq yang tidak sepakat dengan keputusan Yusril, lantas membuat maklumat itu langsung dari Makkah, Arab Saudi.

Partai Bulan Bintang Tak Bisa Didikte Orang Lain

Rizieq lantas memerintahkan kepada anggota, kader hingga simpatisan FPI untuk mundur sebagai pengurus dan caleg PBB. Menurutnya, langkah PBB sudah tak sesuai dengan Ijtima Ulama II. Diketahui Ijtima Ulama II mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

Oleh sebab itu, Rizieq meminta anggota FPI yang menjadi caleg dan pengurus PBB agar mendukung partai Islam lain. Yang tentu saja adalah partai yang mendukung Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres. Jika perlu, imbuh Rizieq, bentuklah partai perlawanan.

Yusril juga sudah menanggapi maklumat Rizieq ini. Ia mengatakan PBB merupakan partai berdaulat.

“PBB adalah partai yang berdaulat, tidak bisa didikte orang lain, termasuk Habib Rizieq,” tukas Yusril, melansir CNNIndonesia.com.

Yusril lantas meminta kepada semua anggota FPI agar mundur dari kepengurusan dan caleg PBB. Ia sama sekali tak cemas dan gentar PBB akan menjadi lemah karenanya.

“Saya menjawab tegas, saya minta semua anggota FPI yang menjadi pengurus dan caleg PBB agar keluar meninggalkan PBB,” beber Yusril.

Poling #Pilpres2019 SuratKabar.id
Jika Pilpres 2019 dilaksanakan hari ini, pasangan mana yang akan anda pilih?
Klik 'Vote!' untuk melihat hasil polling sementara.