Wow! Dulu Mirip Tengkorak Hidup, Kini Berat Badannya Naik dari 28 Jadi 45 Kg Berkat Satu Camilan Ajaib Ini


SURATKABAR.ID – Ketika kebanyakan orang bersusah payah menurunkan berat badan dengan menjalani diet mati-matian, sebagian yang lain justru ingin menambah bobot mereka. Hal itulah yang jadi keinginan seorang wanita asal Inggris satu ini.

Dihimpun dari laman Grid.ID pada Rabu (30/1/2019), Annie Windley sukses menaikkan berat badan yang awalnya hanya 28 kilogram menjadi 45 kilogram. Setelah berhasil mewujudkan mimpinya, wanita berusia 21 tahun tersebut lantas membagikan transformasinya.

Rupanya, seperti dikutip dari laman Mirror.co.uk, Annie Windley mengidap gangguan makan yang dikenal dengan anoreksia. Dan siapa sangka, kesuksesan Annie Winddley dalam menaikkan berat badannya semata-mata berkat tips dan camilan yang ia konsumsi.

Obsesi para penderita anoreksia untuk memiliki tubuh kurus akhirnya memaksa mereka menekan jumlah asupan makanan. Selain itu, orang-orang yang menderita gangguan ini bahkan menggunakan obat dan melakukan olahraga ekstrem demi menjaga badan mereka tetap kurus.

Lantaran kondisi tersebut, Annie harus hidup di dalam tubuh yang kering kerontang. Bahkan disebut-sebut ia terlihat mirip seperti tengkorak hidup berbalut kulit. Bahkan ketika usia 15-an, Annie pernah memiliki berat tubuh hanya 28 kilogram saja!

Baca Juga: Dahsyatnya Diet Militer, 10 Kilogram Bisa Turun Hanya 3 Hari! Tertarik Coba?

Pada usia tersebut, ia mengaku menjauhi segala jenis makanan. Mulai dari karbohidrat, susu, hingga daging. Karena kekurangan nutrisi, Annie pun sempat dirawat di rumah sakit selama lima kali berturut-turut. Yang mengerikan, ia hampir saja kehilangan nyawa dan terkena serangan jantung.

Annie mengungkapkan ketika dirinya berdiri, ia pasti akan langsung diserang pusing parah seperti akan pingsan. “Aku tak bisa berdiri tanpa merasa ingin pingsan. Dan melihat kembali foto-fotoku terdahulu, aku sangat takut. Namun saat itu aku hanya ingin menurunkan berat badanku setiap hari,” tuturnya.

Hari-harinya berlalu hingga suatu petang, ia menemukan sepotong coklat berbentuk bulat. Meski memakannya, ia menyadari berat badannya sama sekali tidak bertambah. Oleh karena itu, Annie pun mengaku tak lagi merasa ketakutan untuk mengkonsumsi makanan.

Ia akhirnya melakukan diet sehat dan menambahkan makanan bernutrisi dalam menunya. Di pagi hari, Annie rutin minum secangkir teh dan dua potong kue tanpa gula. Siangnya, ia makan roti bakar dengan hummus dan alpokat, telur setengah matang, atau salad pasta dengan kentang rebus, salad dan tuna.

Untuk camilan, ia biasa menyimpan protein bar. Sedangkan untuk menu makan malam, ia akan mengkonsumsi salmon, kentang, sayur-sayuran, risotto ayam, atau mie pedas manis. Kini ia merasa jauh lebih baik dengan kondisi tubuhnya.

Ia mengatakan sangat menyesal bahwa dahulu telah menghindari banyak saran dari orang-orang terdekat yang perhatian pada kesehatannya. Ia kini merasa bersyukur dikelilingi oleh mereka yang memberikan dukungan.

“Aku merasa lebih baik sekarang meskipun aku tahu ada sesuatu yang pernah mempengaruhi kesehatan mentalku. Kini aku memiliki seorang pacar dan teman-teman baru yang membantuku sehingga aku tidak lagi kesepian,” tutur Annie.