Selidiki Sang Penyelamat Nyawanya Setelah Nyaris Tewas 1 Dekade Lalu, Wanita Ini Temukan Fakta Mencengangkan


SURATKABAR.ID – Cinta bisa datang melalui cara yang unik. Masing-masing orang memiliki kisahnya sendiri. Beberapa dipertemukan belahan hatinya dengan cara unik yang tak pernah disangka-sangka. Catatan manis bak dongeng dan novel-novel romantis itulah yang dialami seorang pria berikut ini.

Seperti yang dilansir Grid.ID dari World of Buzz, pada Senin (28/1/2019), seorang pria asal Taiwan bernama Lian dibekali dengan sifat suka menolong. Ia memiliki kebiasaan mendonorkan darah demi menolong nyawa orang lain yang tergolong asing baginya.

Kisahnya dimulai 11 tahun lalu. Saat itu seorang wanita Taiwan bermarga Lim mengalami kecelakaan mobil parah. Ia disebut hampir kehilangan nyawa lantaran mekanisme pembekuan darahnya tak berfungsi di tingkat optimal.

Namun untungnya, kondisi si wanita berangsur stabil usai mendapat transfuse 10 paket darah dan dua paket trombosit yang bertujuan menghentikan pendarahan. Kondisi Lim pun perlahan mulai membaik hingga akhirnya benar-benar pulih seperti sedia kala.

Tujuh tahun berselang usai kecelakaan, Lim dipertemukan dengan Lian yang saat itu berjualan beras ketan. Waktu itu Lim sama sekali tak mengetahui bahwa Lian-lah sang pahlawan yang menyelamatkan nyawanya melalui darah yang didonorkannya.

Baca Juga: Mengejutkan! Setelah Sukses dengan Rekayasa Genetika Bayi Pertama, Begini Nasib Terakhir Sang Ilmuwan

Karena merasa ada kecocokan, Lim dan Lian kemudian memutuskan meresmikan hubungannya sebagai sepasang kekasih. Pada suatu hari, keduanya saling berbagi pengalaman masa lalu mereka yang hampir tewas lantaran suatu hal.

Tiba-tiba Lim tertarik untuk menelusuri siapa sosok pendonor darah yang telah menolongnya 10 tahun lalu. Ia kemudian terus menghubungi rumah sakit dan pusat donor darah. Namun Lim harus menemui jalan buntu. Pasalnya staf menolak memberikan informasi rahasia.

Menolak menyerah, Lim terus berupaya membujuk staf dan mengatakan ia hanya ingin tahu identitas sang penyelamat. Akhirnya staf menyerah dan nama keluarga orang yang menyelamatkannya, yakni Lian. Naluri membuat Lim membacakan nomor kependudukan sang kekasih. Hal itu mengejutkan staf.

“Bagaimana kamu tahu itu?!” tanya staf tak percaya.

Rupanya, sejak usia 20 tahun Lian sudah mulai menyumbangkan darah dan trombositnya. Seolah sudah ditakdirkan, trombosit pria tersebut yang menyelamatkan hidup Lim 11 tahun lalu.

Lim dan Liam akhirnya memutuskan mengikat janji setia seumur hidup pada Maret 2018 setelah keduanya menjalin hubungan serius.