Ngeri! Demi Buktikan Ilmu Kebal, Biksu Ini Nekat Tebas Penjual Jimat


SURATKABAR.ID – Kejadian mengerikan menimpa seorang pedagang kaki lima di Bangkok, Thailand. Pria yang menjual jimat ini kena tebas oleh seorang pria yang diyakini merupakan biksu Budha. Sang biksu melakukan hal itu demi untuk membuktikan apakah dagangan korban yang berupa kalung keberuntungan tersebut memang berkhasiat atau tidak. Diketahui, penjual jimat yang menjadi korban penyerangan tersebut sempat mengklaim bahwa jimat yang dijualnya mengandung ilmu kebal.

Mengutip Tempo.co, Rabu (23/01/2019), kronologi berawal saat pedagang kaki lima di Chinatown menuturkan kepada biksu soal kalung yang dijualnya.

Sebagaimana dikabarkan dalam Russia Today, kemarin (22/01/2019), kalung itu diklaim merupakan jimat yang dapat melindungi pemakainya dari bahaya. Namun, secara tiba-tiba biksu itu malah menarik pisau besar dari jubahnya dan menikam tenggorokannya. Demikian seorang saksi mata mengungkapkan insiden tersebut.

Melihat hal itu, seorang pejalan kaki warga negara asing segera bertindak cepat. Ia yang menyaksikan langsung serangan mengerikan pada 18 Januari 2019 itu lalu segera menolong korban. Ia berusaha membantu menghentikan pendarahannya.

Turis yang sigap membantu orang yang terluka tetap berada di sisi korban hingga paramedis tiba. Polisi lantas menangkap tersangka yang berusia 54 tahun itu di tempat kejadian tanpa perlawanan.

Baca juga: Ngeri! Para Biksu Jepang Lakukan Sokushinbutsu, Tradisi Esktrem untuk Menjadi Mumi

Petugas dari Kantor Polisi Phlap Phla Chai 2 sedang menyelidiki insiden tersebut. Ia mengatakan mereka menemukan bukti bahwa pelaku memang seorang biksu, tapi belum sepenuhnya menentukan apakah tersangka penyerang itu memang seorang biarawan sungguhan.

Polisi juga masih menunggu untuk mewawancarai korban yang diketahui berusia 30 tahun tersebut. Begitu pulih, rencananya polisi akan mendengarkan korban memberikan kesaksian. Pria itu menderita cedera kepala dan leher yang serius dalam serangan tersebut. Dan hingga kini, ia masih menjalani perawatan intensif.

Berdasarkan reportase Daily Mail, korban bernama Nai Atchawanit usia 30 tahun, mengatakan kepada biksu Niwan Phrachakasem (54) bahwa jimatnya bisa menangkal serangan. Biksu itu tak yakin jimat itu berfungsi sebagai ilmu kebal. Itulah sebabnya biksu tersebut langsung mengeluarkan pisau sepanjang 30 cm dari jubah oranyenya. Dengan sebilah pisau itu, ia lantas menyayat kepala dan leher korban.